MUI Muratara Andil Cegah Kasus Bullying di Sekolah, ini Program yang Dilakukan
Ketua MUI Kabupaten Muratara, Ustadz Rafizen -Foto: Dok Pribadi--
MURATARA, KORANLINGGAUPOS.ID - Untuk menekan kasus bulying di likungan sekolah Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ikut turun tangan.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan MUI mendatangi sekolah yang ada di Muratara untuk memberikan wejangan menanamkan adab.
Ketua MUI Kabupaten Muratara, UStadz Rafizen mengatakan bahwa salah satu program yang telah dilaksanakan MUI Kabupaten Muratara, melaksanakan kunjungan ke sekolah-sekolah yang ada di Muratara untuk menanamkan etika dan adab menurut budaya timur dan Islam.
"Tujuan dari kegiatan ini untuk menekan Bullying di lingkungan sekolah," katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Sabtu 3 Januari 2026.
Disamping itu, juga merupakan program bidang keagamaan program Bupati H Devi Suhartoni dan Wakil Bupati H Junius Wahyudi. "Bupati ada program bidang keagamaan, salah satu yang dilaksanakan MUI melakukan kunjungan ke sekolah, kami menyampaikan ceramah selama lebih kurang 15-20 menit sebelum anak-anak belajar. Terkadang disiapkan waktu 1 jam," jelasnya.
"Kita menyampaikan adab-adab dengan guru, adab dengan orang tua, adab dengan teman," tambahnya.
Ustadz Rafizen mengaku senang bisa melaksanakan program tersebut. "Kami sangat senang sekali dalam melaksanakan program tersebut," tambahnya.
Menurut Ustadz Rafizen program tersebut akan terus dilaksanakan.
Diharapkan kedepan tidak terjadi lagi kasus bullying baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
"Kita berharap ke depan tidak terjadi lagi kasus Bullying baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat," harapnya.
Menjelang akhir tahun 2025, MUI Muratara melaksanakan istighosah akhir tahun. Kegiatan di laksanakan di rumah bupati Muratara.