Semakin tinggi tingkat keimanan, semakin besar pula ujian dan godaan yang datang.
Jika manusia tidak pandai menjaga iman, maka manusia akan mudah tergelincir oleh rayuan syaitan yang terus berusaha melemahkan keyakinan manusia.
Manusia harus memiliki dasar menjaga iman yang kuat, manusia perlu memahami ajaran-ajaran Islam dengan baik, sehingga manusia dapat mengenali nabi palsu dan ajaran yang menyesatkan.
BACA JUGA:Tolong Menolong, Ditopang Allah: Rahasia Keberkahan dalam Hidup
BACA JUGA:Menghadap Allah di Tengah Godaan Dunia: Muhasabah Diri Melawan Ambisi Hampa
Manusia harus mengenal Allah SWT secara pribadi agar manusia tidak terbawa arus oleh berbagai ajaran sesat yang muncul.
Keberanian untuk menolak ajaran yang tidak sesuai dengan firman Tuhan adalah langkah pertama dalam menjaga iman manusia.
Manusia perlu menjaga hati agar tidak terpengaruh oleh keserakahan dunia, ini tidak mudah terutama dalam dunia yang seringkali mempromosikan egoisme dan keserakahan. Namun sebagai orang percaya, dipanggil untuk menjadi garam dan terang di dunia ini.
Manusia harus berusaha untuk memiliki hati yang lembut, penuh kasih, dan penuh empati terhadap sesama.
BACA JUGA:Batasan Menjaga Diri: Memahami Ancaman Neraka Bagi Pelanggar Ketentuan Allah
BACA JUGA:Resep Hidup Mulia: Mengingat dan Mau Bersyukur kepada Allah
Ambisi manusia dapat melakukannya dengan berusaha memahami pengorbanan penganut dan mengikuti tauladan-Nya dalam kasih kepada sesama