Pengerajin Rotan di Lubuk Linggau Berharap Bantuan dari Wali Kota
Edi pengerajin Rotan di Jalan Lintas Sumatera (Samping Jembatan RCA), Kelurahan Jawa Kanan, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) -Foto : meidi/koranlinggaupos.id---
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID – Di balik keindahan dan keunikan produk rotan yang menjadi kursi dan meja, terdapat cerita tentang perjuangan serta kesabaran untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Edi (53) salah seorang pengerajin rotan sejak tahun 2018 hingga saat ini telah menjual berbagai macam produk, mulai dari kursi, meja, mainan anak-anak, serta masih banyak produk yang dijualnya.
Edi membuka usahanya di Jalan Lintas Sumatera (Samping Jembatan RCA), Kelurahan Jawa Kanan, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
“Sudah sekitar 7 tahun saya telah menjadi pengerajin rotan, saat ini saya berjualan hanya untuk menyambung hidup dan membeli beras dari hasil penjualan yang didapatkan,” katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Rabu 19 Februari 2025.
Dijelaskannya, menjual hasil kerajinan rotan ini hanya mendapatkan untuk sekitar Rp 25 ribu, terkadang dalam satu hari tidak ada satupun yang membeli produk kerajinannya.
“Untung dari penjualan ini kecil, hanya Rp 25 ribu rupiah dan itupun hanya cukup untuk membeli beras,” katanya.
Untung yang kecil tersebut didapatkan dengan menjual produk kerjinan rotan yang dibelinya dari distributor yang berada di Curup, Bengkulu.
“Kalau keuntungan sebenarnya tidak berbeda jauh, saya menjual produk rotan yang saya ambil dari curup itu hanya mendapatkan keuntungan sekitar Rp 25 ribu. Dan untuk keuntungan dari produk yang saya buat sendiri itu hanya sekitar Rp 50 ribu,” ucapnya.
“Kadang dalam satu hari hanya laku 1 unit kursi, tetapi di hari tertentu juga tidak ada sama sekali yang membeli. Tetapi meskipun demikian, saya tetap bersyukur yang penting masih bisa untuk melanjutkan hari esok,” katanya.
Meskipun dengan keuntungan yang kecil, Edi tetap bersemangat untuk menjalankan usahanya. Ia berharap bahwa suatu hari nanti, usahanya dapat berkembang dan memberikan keuntungan yang lebih besar.
Oleh karena itu, Edi berharap adanya bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau terkhusus pada Walikota dan Wakil Walikota Lubuk Linggau yang akan dilantik nantinya untuk sedikit meringankan kehidupannya.
“Saya berharap agar adanya bantuan yang diberikan kepada saya untuk sedikit meringankan kehidupan, terkhusus kepada Pak Walikota dan Wakil Walikota Lubuk Linggau, H Rahmat Hidayat, M.I Kom dan H Rustam Effendi agar dapat memberikan bantuan seperti yang ada pada visi dan misinya,” harapnya.