Guru PNS RA dan Madrasah Terima Tunjangan Insentif Lagi, Dibayar Tapi Efisiensi

Direktorat Jendral (Dirjen) Pendidikan Islam, Suyitno-Tangkapan Layar-Foto : Kemenag
KORANLINGGAUPOS.ID - Kementerian Agama (Kemenag) pada 2025 ini kembali menyalurkan tunjangan insentif bagi guru bukan PNS Raudlatul Athfal (RA) dan Madrasah.
Seperti disampaikan Direktorat Jendral (Dirjen) Pendidikan Islam, Suyitno telah memastikan bahwa pihaknya pada 2025 ini sudah mengalokasikan anggaran.
Dan ini merupakan tunjangan insentif bagi guru bukan PNS baik guru di RA maupun Madrasah.
“Tunjangan insentif ini akan disalurkan bertahap,” ungkap Suyitno.
BACA JUGA:Ada Insentif untuk Guru RA dan Madrasah, Berikut Kriterianya
BACA JUGA:Pemerintah Resmi Berlakukan Insentif PPh 21 Ditanggung bagi Pekerja Bergaji Rp 10 Juta ke Bawah
Meski ada efisiensi diungkapkannya, Kemenag sudah sepakat bersama dengan DPR pada rapat kerja teteap membagi tunjangan insentif bagi guru RA dan madrasah bukan PNS.
Ia mengatakan, pembayaran tunjangan insentif ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi para guru.
Insentif diberikan untuk memotivasi para guru dalam meningkatkan kinerjanya dalam proses belajar mengajar.
Guru merupakan sumber daya manusia utama dalam proses pendidikan.
BACA JUGA:Kemenag Cairkan Insentif Guru PAI Non ASN, Berikut Kriterianya
BACA JUGA:Kabar Gembira, Insentif Ketua RT, RW dan Kadus Bakal Naik
Kriteria Penerima Insentif
Kementerian Agama saat ini tengah menyiapkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Insentif bagi Guru Bukan PNS pada RA dan Madrasah.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Thobib Al Asyhar mengatakan, juknis antara lain mengatur kriteria bagi guru penerima tunjangan insentif.