Kendaraan Mati Pajak Apakah Bisa Kena Tilang? Simak Penjelasannya!

Kendaraan Mati Pajak Apakah Bisa Kena Tilang? Simak Penjelasannya!-Tangkap Layar -
Berikut beberapa tips agar tidak terkena tilang karena pajak mati:
1. Cek Pajak Kendaraan Secara Berkala
Gunakan aplikasi e-Samsat atau website resmi kepolisian daerah untuk mengecek masa berlaku pajak kendaraan Anda.
BACA JUGA:Bayar Denda Tilang Melalui Mobile Banking dan ATM Cepat Mudah dan Gampang
2. Manfaatkan Layanan Pajak Online
Kini, pembayaran pajak kendaraan bisa dilakukan secara online melalui layanan Samsat Digital Nasional (SIGNAL) atau melalui aplikasi perbankan yang bekerja sama dengan Samsat.
3. Catat Tanggal Jatuh Tempo Pajak
Buat pengingat di ponsel atau kalender agar tidak lupa membayar pajak kendaraan sebelum jatuh tempo.
BACA JUGA:STNK Terancam Diblokir karena Tilang Elektronik? Begini Cara Mengatasinya
4. Hindari Keterlambatan Pembayaran
Jika pajak kendaraan sudah terlanjur mati, segera lakukan pembayaran di kantor Samsat terdekat untuk menghindari denda dan tilang.
Kendaraan dengan pajak mati bisa ditilang karena STNK yang tidak sah dianggap melanggar aturan lalu lintas
Berdasarkan UU Lalu Lintas, pengemudi yang tidak membawa STNK sah dapat dikenakan denda hingga Rp500.000 atau kurungan maksimal dua bulan.
BACA JUGA:Buruan Cek! Biaya Pajak Motor 5 Tahunan dan Ganti Plat Terbaru 2025, Simak Perhitungannya!
Selain tilang, polisi juga memiliki kewenangan untuk menyita kendaraan yang tidak memiliki STNK yang masih berlaku.