ASN di Sumsel Bakal Ada Pemotongan Tukin dan TPP, Jika Usai Lebaran Lakukan ini

ASN di Sumsel Bakal Ada Pemotongan Tukin dan TPP, Jika Usai Lebaran Lakukan ini -KORANLINGGAUPOS.ID-

SUMSEL, KORANLINGGAUPOS.ID - ASN Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini mesih menikmati libur pada momen Hari Raya Idulfitri, serta cuti bersama yang cukup panjang.

Meski libur masih lamatentu ini akan membuat ASN Sumsel bahagia karena tidak menerapkan Work from Home (WFH) atau Work from Anywhere (WFA).

Seperti disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Edward Candra, beberapa waktu lalu.

Edwar mengatakan pihaknya tidak menerapkan Work from Home (WFH) atau Work from Anywhere (WFA) untuk mempercepat pegawai libur dalam antisipasi kemacetan di jalur mudik, dan sebagainya.

BACA JUGA:Libur Lebaran 2025 ASN Ingat Jangan Berlebihan, Ini Jadwal dan Rinciannya

BACA JUGA:Disdukcapil Muba Tetap Hadirkan Layanan Optimal di Hari Libur Nasional

"Kita tidak melakukan itu karena di Provinsi Sumsel normal saja. Orang kita kan mudiknya tidak jauh-jauh, kebanyakan seputaran wilayah Sumsel inilah," ungkap Ddwar.

Hal ini dilakukan, kata Edward, juga mempertimbangkan dari SKB (Surat Keputusan Bersama) 3 Menteri dimana waktu libur bagi pegawai sudah cukup panjang.

"Kalau melihat SKB itu libur sudah cukup panjang walaupun baru bisa mudik tanggal 27 Maret, tetapi masa libur ini lebih dari seminggu atau hampir 10 hari," ujarnya.

Karenanya itu, pegawai pemerintahan khususnya di Pemprov Sumsel terakhir masuk kerja pada 27 Maret 2025.

BACA JUGA:ASN Libur Panjang Begini Tanggapan Wawako Lubuk Linggau

BACA JUGA:Libur Telah Tiba, Pastikan Libur Sekolah dan Lebaran 2025 ini Lebih Nyaman Dalam Tugas

Namun diingatkan kembali bagi ASN diwajibkan masuk saat hari pertama kerja setelah libur Lebaran.

Mereka yang tidak masuk kerja akan disanksi pemotongan tunjangan kinerja (Tukin) dan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan