Waspada Serangan Jantung Ringan, Ini Gejalanya
Perbedaan antara serangan jantung ringan dengan serangan jantung (STEMI) bisa dilihat dari tingkat keparahan sumbatannya.--
Kedua mengalami sesak napas. Tersumbatnya pembuluh darah jantung bisa membuat fungsi jantung dalam memompa darah terganggu. Hal ini bisa membuat darah terperangkap di paru-paru, sehingga menyebabkan sesak napas.
Sesak napas akibat serangan jantung ringan bisa terjadi setelah Anda beraktivitas atau bahkan ketika sedang beristirahat. Gejala serangan jantung ringan ini tidak boleh dianggap sepele dan perlu diperiksakan ke dokter.
BACA JUGA:Waspada Hipertensi dan Diabetes Kambuh Usai Lebaran
BACA JUGA:Waspada Phishing! Ancaman Kejahatan Siber Menjelang Mudik Lebaran
Ketiga, serangan jantung ringan juga bisa ditandai dengan tubuh yang mudah lelah sepanjang hari. Pada kondisi ini, Anda bahkan bisa kelelahan saat hanya melakukan aktivitas yang ringan, misalnya berjalan kaki atau menaiki tangga.
Gejala serangan jantung ringan ini dapat disebabkan oleh ketidakmampuan jantung dalam memompa cukup darah yang kaya akan oksigen ke jaringan tubuh. Akibatnya, kemampuan tubuh untuk beraktivitas menurun.
Keempat ketika mengalami serangan jantung ringan, Anda dapat berkeringat dingin atau berkeringat berlebih, baik saat beraktivitas maupun sedang istirahat. Keringat berlebih bisa menjadi tanda awal adanya masalah pada jantung, termasuk serangan jantung ringan.
Kondisi ini terjadi akibat jantung berusaha lebih keras untuk memompa darah. Efeknya, tubuh menjadi berkeringat lebih banyak guna menjaga suhu tubuh tetap normal.
BACA JUGA:Pemudik Lebaran Waspadai Jalur Lintas Kabupaten Kota di Sumsel, 6 Rawan Longsor 9 Rawan Banjir
BACA JUGA:Mudik Lebaran 2025, Tol Palembang-Betung Sudah Siap Dilalui, Waspada Pembatasan Kendaraan
Kelima detak jantung tidak teratur. Kondisi ini terjadi akibat jantung memompa darah lebih keras dari biasanya, sehingga terjadi peningkatan detak jantung (palpitasi). Keluhan ini terkadang bisa muncul beserta gejala lain, seperti keringat dingin.
Keenam, mengalami pusing. sebagian pasien dapat mengalami pusing secara tiba-tiba saat mengalami serangan jantung ringan. Keluhan ini bahkan sering kali disertai dengan nyeri di dada atau bahkan pingsan. Jika Anda mengalaminya, gejala ini bisa jadi merupakan salah satu gejala serangan jantung ringan yang perlu diwaspadai.
Ketujuh, merasaka sakit perut. Gejala sakit perut saat mengalami serangan jantung ringan umumnya dirasakan oleh wanita, tetapi bisa juga para pdia. Gejala ini sering kali dianggap sama dengan gejala gangguan pencernaan atau nyeri ulu hati. Padahal, kondisi tersebut juga bisa menjadi salah satu gejala serangan jantung ringan.
Ciri-ciri sakit perut yang disebabkan oleh serangan jantung ringan juga bisa disertai dengan mual dan muntah.
Berbagai gejala serangan jantung ringan jangan sampai diabaikan. Hal ini karena serangan jantung ringan merupakan kondisi berbahaya yang perlu ditangani dengan cepat oleh dokter. Jika tidak segera ditangani, risiko terjadinya komplikasi berupa kerusakan permanen pada jantung pun menjadi makin tinggi.