Mantan Ketua PJI Sumsel Setuju Pemilihan Ketua RT Secara Musyawarah Mufakat
Nazaruddin, S.H -foto dokumen pribadi- --
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Wacana Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, M.I.Kom mendorong pemilihan ketua RT tidak dipilih langsung tapi secara musyawarah mufakat disambut positif oleh advokat Nazaruddin, S.H.
"Itu bagus memang seharusnya seperti itu Ketua RT ditunjuk berdasarkan musyawarah mufakat oleh Lembaga Adat dan Lurah," kata mantan Ketua Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) Sumatera Selatan (Sumsel).
Dengan ditunjuk secara musyawarah mufakat oleh Lembaga Adat dan Lurah. Sehingga Lembaga Adat berfungsi dan Lembaga Adat berperan dalam menentukan kebijakan di kelurahan setempat dan berperan dalam pembangunan di Kelurahan setempat.
"Lembaga Adat bersama Lurah menunjuk warga yang ditokohkan di wilayah RT tersebut untuk dijadikan ketua RT," tambahnya.
BACA JUGA:Wali Kota Lubuk Linggau Mendorong Pemilihan Ketua RT Tidak Dipilih Langsung
BACA JUGA:Ketua RT Ditemukan Tak Bernyawa Dekat Jembatan, Polisi Ungkap Kronologinya
Ketua RT ditunjuk secara musyawarah bagus sekali, bermanfaat mewakili masyarakat di RT masing-masing termasuk menyampaikan program pembangunan lingkungannya serta penghematan biaya.
Namun demikian dalam pelaksanaannya harus benar-benar dilaksanakan sesuai Peraturan Daerah (Perda) jangan sampai dipolitisir untuk kepentingan kelompok. "Harus dilaksanakan berdasarkan Perda yang disahkan oleh DPRD," jelasnya.
"Kalau Regulasi Perdanya bagus untuk mengadopsi kepentingan masyarakat secara luas," jelasnya.
Pembinaan kepada masyarakat secara berjenjang dari RT, RW, Kelurahan, Kecamatan sampai ke Pemkot. Pembinaannya juga bagus dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Besaran Gaji Ketua RT di Berbagai Wilayah Indonesia Tahun 2025
BACA JUGA:Peduli Ancaman Bahaya Listrik, PLN ULP Lubuklinggau Apresiasi Ketua RT di Kelurahan Lubuk Tanjung
Menurut Nazaruddin sependapat bahwa pemilihan ketua RT dilakukan secara langsung banyak menimbulkan mudharat daripada manfaat.
Dengan pemilihan secara langsung biayanya besar, menimbulkan gesekan di masyarakat.