Program Bantuan Kolam Terpal Dinas Perikanan Mura Tahun 2025 Terus Berlanjut
Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil Pembudidaya Ikan Dinas Perikanan Kabupaten Musi Rawas, Syahwani, SP., M.Si--
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas, melalui Dinas Perikanan Kabupaten Musi Rawas, terus berupaya ikut serta dalam program penurunan angka stunting di Musi Rawas, melalui program bantuan kolam terpal dan bibit ikan lele.
Saat diwawancarai kepala Dinas Perikanan Kabupaten Musi Rawas, Drh Muhammad Nasir, M.Si, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Kecil Pembudidaya Ikan, Syahwani, SP., M.Si menyatakan program bantuan kolam terpal ikan dan bibit ikan lele di tahun 2025 ini masih tetap berlanjut.
Ini merupakan salah satu program dari Dinas Perikanan Musi Rawas, untuk ikut serta dalam program penurunan angka stunting di Musi Rawas.
Selain itu program ini juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian di masyarakat serta mendorong pengembangan perikanan di daerah tersebut, khususnya ikan lele.
BACA JUGA:Dinas Perikanan Kota Lubuk Linggau Akan Bekerjasama dengan Polres Lubuk Linggau
BACA JUGA:Ada 6 Jurusan di Politeknik Ahli Usaha Perikanan
Program ini sendiri saat ini lebih difokuskan untuk membantu Pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Musi Rawas. Untuk di tahun 2025 ini Provinsi Sumsel menekankan sekitar 14-16 persen untuk penurunan angka stunting.
Untuk itu di Kabupaten Musi Rawas, sendiri kalau bisa itu 16 persen mudah-mudahan lebih turun lagi. Melalui kolaborasi beberapa OPD di Musi Rawas, hal ini lebih efektif untuk penanganan penurunan angka stunting.
“Untuk itu Dinas Perikanan Musi Rawas, melalui program bantuan kolam terpal dan bibit ikan lele ini dapat meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat. Sehingga sangat memungkinkan dalam penurunan angka stunting,” ucapnya Kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Kamis 17 April 2025.
Untuk bantuan kolam terpal diserahkan ke pihak Pemerintah Desa. Di sana nantinya pihak desa yang akan mengelolanya, diharapkan yang mengelolah bantuan dari kader Posyandu dan PKK desa.
BACA JUGA:Ada Program Kuliah Gratis Bagi Keluarga Pelaku Usaha Dibidang Perikanan
Untuk target desa yang diberikan bantuan program ini desa yang memang banyak warganya berisiko stunting. Untuk produksinya sendiri juga dibagikan di desa itu.
Ia berharap bantuan Kolam terpalnya terus berlanjut pengelolaannya bisa dari desa langsung atau dari Bumdes. Karena Dinas Perikanan tidak mungkin membantu secara terus menerus di satu desa.