Soal Gaji Guru Honorer Ini Penjelasan Bupati Muratara
Bupati Muratara H Devi Suhartoni - Foto : Dok Pribadi -
MURATARA, KORANLINGGAUPOS.ID - Bupati Muratara H Devi Suhartoni tanggapi banyaknya keluhan dari guru honorer, terkait keterlambatan pemberian gaji mereka. Ia pun berikan penjelasan terkait hal ini.
Dalam akun media sosialnya, Devi menjelaskan penyebab mengapa sampai adanya keterlambatan pembayaran gaji guru honorer.
Ia mengakui, memang ada beberapa perubahan aturan bukan hanya di Muratara saja. Tentu Pemkab Muratara tidak mau bermasalah dan pembayaran gaji diberikan sesuai dengan aturan aturan yang baru.
"Kami juga tidak bisa membuat kebijakan yang akan bertentangan dengan aturan-aturan yang ada," ungkapnya.
BACA JUGA:Bupati Muratara Tinjau Pasar Rakyat Embacang Baru Ini Tujuannya
BACA JUGA:Keluarkan Memo Ini Pesan Bupati Muratara untuk Para Kades
Ia pun sudah meminta OPD terkait untuk segera berkoordinasi dan petunjuk dari aturan yang ada dan bayar gaji para guru secara benar sesuai aturan.
"Insya allah dalam bulan ini dibayar. Silahkan selalu disampaikan bahkan melalui mesengger untuk diskusi jika ada masalah," jelasnya.
Ia juga meminta maaf kepada bapak ibu guru honorer, atas keterlamban ini. Namun alasannya jelas bukan ditahan gajinya tetapi kita harus taat aturan terhadap sistem keuangan negara.
"Uangnya ada dan tersedia hanya terhambat terhadap aturan aturan PPPK, PPPK Paru waktu dan penilaian orang-perorang," ungkapnya lagi.
Tidak hanya itu, Bupati juga menyoroti kedisiplinan para guru honorer. Ia menegaskan sudah meminta Disdik untuk evaluasi guru honorer yang sering absen tidak mengajar. Menurutnya lebih baik gurunya sedikit tetapi gajinya ditambah, daripada banyak tetapi tidak efisien.