Tahun 2024 Dapat Bantuan Pompa Air 97 Unit Tahun Ini Belum Ada Bantuan
Suasana penyerahan pompa air bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI kepada kelompok tani di Musi Rawas -foto dokumen Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas- --
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID -Kabupaten Musi Rawas telah mendapatkan pompa air bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Direktorat Jenderal Prasarana Sarana Pertanian (Dirjen PSP) sebanyak 97 unit tahun 2024.
Pompa tersebut sudah disalurkan ke kelompok tani (Poktan) yang tersebar di 9 kecamatan dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas.
Hal tersebut kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Musi Rawas, Dr Hayatun Nofrida melalui Kabid Prasarana Sarana Pertanian (PSP), Yudi didampingi Kasi Alsintan, Novi Yuhartini kepada KORANLINGGAUPOS.ID.
Bantuan alat pertanian (Alsintan) tersebut diterima Kabupaten Musi Rawas 2 tahap
BACA JUGA:Pompa PDAM-TBS Rusak Distribusi Air Bersih ke Pelanggan Distop
BACA JUGA:Ingin Buat Pompa Air Galon dari Botol Bekas? Begini Cara Kreatifnya
1. Pompa Air tahap pertama = 55 unit
2. Pompa Air penambahan (ABT) = 36 unit
3. Pompa Air Pelimpahan (Adendum) = 6 unit
"Sebelumnya Kabupaten Musi Rawas sudah dapat 55 unit, ditambah 36 dan ada pelimpahan 6 unit sehingga total pompa air bantuan dari Kementan di Kabupaten Musi Rawas tahun 2024 sebanyak 97 unit," jelasnya.
BACA JUGA:Kabupaten Musi Rawas Dapat Tambahan Bantuan Pompa Air Total 97 Unit
BACA JUGA:Bantu Petani Kesulitan Air Kementan Salurkan Bantuan Pompa ke Koptan di Lubuk Linggau
Untuk tidak ada lagi bantuan pompa air karena daerah pertanian di Kabupaten Musi Rawas yang membutuhkan pompa air sudah dapat semua. Sedangkan untuk bantuan alsintan lainnya belum ada informasi baik dari Kementerian maupun dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Untuk tahun ini petani di Megang Sakti mengusulkan minta bantuan traktor untuk membajak sawah melalui aspirasi anggota DPRD Provinsi Sumsel, Rica Novlianty. "Kelompok tani mengusulkan minta bantuan traktor untuk membajak sawah melalui aspirasi anggota DPRD Sumsel, mereka minta rekomendasi kita (DTPHP Kabupaten Musi Rawas)," jelasnya.