Desakan Pencopotan Gibran Menguat, Komarudin Watubun Minta Prabowo Bentuk Tim Independen

Desakan Pencopotan Gibran Menguat, Komarudin Watubun Minta Prabowo Bentuk Tim Independen-Tangkap Layar-

KORANLINGGAUPOS.ID – Peta politik nasional kembali memanas, Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, secara terbuka meminta Presiden terpilih Prabowo Subianto membentuk tim independen untuk mengkaji desakan pencopotan Gibran Rakabuming Raka dari posisi wakil presiden terpilih.

Menurut Komarudin, langkah ini penting dilakukan mengingat desakan pencopotan Gibran, berasal dari Forum Purnawirawan TNI-Polri kelompok yang memiliki rekam jejak panjang dalam mengabdi kepada negara.

"Itu harus ada kajian mendalam karena ini bukan usulan biasa, para purnawirawan yang mendorong ini sudah mengabdikan seluruh hidup mereka untuk bangsa ini.

Mereka tidak mau melihat Indonesia rusak ke depan," ujar Komarudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin 28 April 2025.

BACA JUGA:Isu Pencopotan Gibran Menguat, Ini Alasan Ratusan Purnawirawan TNI

Komarudin menegaskan, Prabowo sebagai presiden perlu menunjukkan sikap negarawan dengan membentuk tim independen yang betul-betul objektif.

Tim ini diharapkan dapat menilai desakan tersebut dari perspektif hukum tata negara dan konstitusi.

Meski demikian, Komarudin mengakui bahwa desakan tersebut terlambat mengemuka.

Ia menyayangkan bahwa hanya PDI Perjuangan yang secara konsisten mengkritisi dugaan pelanggaran konstitusi sejak Pilpres 2024.

BACA JUGA:Pencopotan Wakil Presiden Gibran, Menjaga Konstitusi di Tengah Badai Politik

"Kalau saat itu semua pihak bersuara lantang bersama kami, mungkin situasinya hari ini berbeda.

Tapi ya, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," katanya.

Menanggapi dinamika ini, Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, mengingatkan bahwa Presiden Prabowo tidak bisa gegabah dalam mengambil keputusan.

"Sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, sekaligus Panglima Tertinggi TNI, Presiden tidak bisa serta-merta menjawab desakan itu.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan