Letjen Kunto Arief Dicopot dari Jabatan Pangkogabwilhan I, Ada Apa di Balik Mutasi Mendadak Ini?
Letjen Kunto Arief Dicopot dari Jabatan Pangkogabwilhan I, Ada Apa di Balik Mutasi Mendadak Ini?-Tangkap Layar-
KORANLINGGAUPOS.ID - Mutasi di tubuh TNI kembali jadi sorotan setelah Letnan Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo dicopot dari jabatannya sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I).
Pencopotan Kunto Arief ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025.
Yang menarik, Kunto Arief baru menduduki posisi tersebut selama empat bulan sejak Januari 2025, Tak pelak publik bertanya-tanya, ada apa di balik mutasi cepat ini?
Kunto bukan perwira bias, Ia adalah putra dari Jenderal (Purn) Try Sutrisno, mantan Panglima ABRI sekaligus Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia.
BACA JUGA:Survei RPI 76,5 persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Enam Bulan Pemerintahan Prabowo-Gibran
Saat ini, Try Sutrisno tergabung dalam Forum Purnawirawan TNI-POLRI, sebuah kelompok yang belakangan ramai diperbincangkan karena menyuarakan kritik keras kepada pemerintah, termasuk mendorong pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pada 17 April 2025 lalu, Forum Purnawirawan menggelar acara silaturahmi nasional dan menyampaikan delapan poin tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu tuntutan yang paling menyita perhatian adalah permintaan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk mengganti Wakil Presiden.
Tuntutan tersebut dilatarbelakangi oleh putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pasal 169 Huruf q UU Pemilu yang dianggap cacat hukum.
BACA JUGA:Desakan Pemakzulan Gibran Menguat, Rocky Gerung: Ini Bukan Soal Jabatan, Tapi Masa Depan Bangsa
Forum ini menilai keputusan tersebut membuka jalan bagi Gibran yang saat itu belum cukup umur secara aturan lama untuk maju sebagai cawapres.
Tuntutan itu dibacakan oleh mantan Danjen Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Sunarko, dan mendapat dukungan dari ratusan purnawirawan, termasuk perwira tinggi berpangkat jenderal.
Di sinilah banyak pihak mulai mengaitkan pencopotan Kunto Arief dengan posisi sang ayah dalam forum tersebut.
Gigin Praginanto, pengamat kebijakan publik, dalam unggahannya di platform X (sebelumnya Twitter), menyebut bahwa pencopotan Kunto Arief adalah sinyal politik dari Presiden Joko Widodo.