PPL Desa Air Satan Mura, Ajak Petani Selalu Jaga Unsur Tanah
PPL Desa Air Satan Lela Yeyeni, S.P melihat beberapa Petani yang akan melakukan pemupukan pertama di Desa Air Satan - Foto :Dokumentasi PPL Desa Air Satan-
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Agar tanaman Padi terhindar dari penyakit asem-aseman dan penyakit lainnya dikarenakan faktor cuaca serta kondisi tanahnya sendiri para petani di Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti melakukan pencegahan dengan mencampurkan pupuk dengan dolomite.
Pengaplikasiannya sendiri itu dipantau langsung oleh PPL Desa Air Satan bersama dengan Petani Desa Air Satan.
Saat diwawancarai PPL Desa Air Satan Lela Yeyeni menyampaikan jika dirinya sangat menganjurkan kepada para petani untuk penggunaan dolomite saat pengolahan tanah, dikarenakan di Desa Air satan ini banyak yang sudah tanam padi dan usia tanaman padinya itu masih mudah maka masih diperbolehkan.
"Namun harus mengikuti standar yang telah dianjurkan, tidak boleh melebihi ketentuan yang telah dianjurkan takutnya panas sehingga membuat tanaman padi yang masih mudah tersebut menjadi mati," jelasnya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Senin 5 Mei 2025.
BACA JUGA:Menuju Swasembada Pangan PPL Desa Air Satan Mura Jalankan Galuh LTT
BACA JUGA:Daftar HP yang Telah Mendukung eSIM di Indonesia, Apple Samsung Xiaomi OPPO Vivo dan Huawei
Selain itu dengan luas Lahan Baku Sawah di Desa Air Satan 360 Hektar menurut data terupdate dari BPN Musi Rawas. Dari jumlah LBS yang ada, sudah sekitar 85 persen petaninya sudah melakukan penanaman padi, sisanya itu ada yang sedang menunggu waktu panen.
Ada juga yang tanaman padinya itu masuk di usia generatif. Dengan memiliki luas lahan sawah yang cukup besar, di Desa Air Satan sendiri itu tidak ada henti-hentinya petani itu mengolah lahan sawah mereka.
Untuk mendukung hal tersebut PPL menyarankan kepada para petani untuk menjaga unsur hara tanah, kemudian kita juga menyarankan mereka untuk merotasi bibit tanaman padi. Untuk tanahnya kita berikan lagi pupuk organik seperti memberikan kohe, serta Pupuk Organik Cair (POC).
"Kami juga mengingatkan kepada meraka agar jerami padinya jangan dibakar, sebaiknya disemprot menggunakan bakteri pengurai," jelasnya.
BACA JUGA:PPL Desa Sumber Rejo, Ajak Para Petani Melakukan Tanam Serentak
BACA JUGA:Pasca Tanam Padi PPL Desa Satan Bersama Petani Lakukan Monitoring Hama
Untuk pemupukan nya sendiri itu harus berimbang. Berimbang itu tidak hanya menggunakan pupuk subsidi, namun harus ada tambahannya seperti unsur kaliumnya, magnesium, venika yang diperlukan oleh tanaman padi.
“Sehingga perawatan padi khususnya ini mudah memang dari sebelum dilakukan olah tanah apa yang harus diberikan itu, kita berikan dulu. Ini juga tidak hanya menggunakan bahan yang mengandung unsur kimia saja, organik pun bisa,” pintanya.