AI-like, Siapa Takut?
Dr. Susyanto Tunut - Dosen Prodi Kewirausahaan Universtas PGRI Silampari - Foto: Dok. Pribadi-
Realita
False Positive
Tulisan manusia bisa disangka AI (terutama kalau rapi dan netral)
False Negative
Tulisan AI bisa lolos (kalau diedit manual, atau ditulis dengan prompt kreatif)
Bahasa Non-Inggris
AI detector banyak gagal saat mengecek teks dalam bahasa selain Inggris
Pengaruh Paraphrasing
Hasil AI yang diedit sedikit bisa langsung lolos deteksi
Konten Generik
Topik-topik umum (climate change, media sosial) lebih mudah “ditebak” AI-like
BACA JUGA:OPINI Integritas dari Hati Keluarga Sebagai Pondasi Pencegahan Anti Korupsi
BACA JUGA:Opini : Urusan Kebudayaan yang Terpinggirkan - Hidup Segan Mati Tak Mau
2. Struktur Kalimat dan Keberulangan,
Struktur kalimat merujuk pada cara kata, frasa, dan klausa disusun untuk membentuk sebuah kalimat yang bermakna.Dalam analisis deteksi teks (manusia vs mesin), struktur kalimat yang diamati meliputi: (1) Kompleksitas sintaksis: sederhana, majemuk, kompleks, atau campuran?; (2) Variasi panjang kalimat: apakah panjang pendek kalimat bervariasi alami?; dan (3) Penggunaan konektor logis: seperti "namun", "sebaliknya", "meskipun".