Sebelum Membangun Masjid Sebaiknya Cari Dulu Arah Kiblat
Muslih, S.Sos Jabatan Penyusun Administrasi Kepenghuluan dan Suwasno S.Pd, M.Pd Penyusun Bahan Pembinaan Penghulu, Penyuluh menunjukan Theodolite alat mengukur arah kiblat- -foto muhammad yasin/koranlinggaupos.id--
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Sebaiknya sebelum membangun masjid ataupun mushola tentukan dulu arah kiblat bangunan yang dibangun langsung mengarah kiblat.
"Sebaiknya tentunya dulu arah kiblat baru membangun masjid atau musholah," kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Musi Rawas, H.M. Kholil Azmi melalui Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam, Syaukani, SAg, MPd didampingi Muslih, S.Sos Jabatan Penyusun Administrasi Kepenghuluan kepada KORANLINGGAUPOS.ID.
Ia menambahkan arah kiblat tidak bergeser atau berubah walaupun terjadi gempa sekalipun. "Kalau pengukuran arah kiblat dilakukan secara benar, arah kiblat tidak berubah," tambahnya didampingi didampingi Suwasno S.Pd, M.Pd Penyusun Bahan Pembinaan Penghulu, Penyuluh.
Menurutnya, terjadi pergeseran arah kiblat setelah dilakukan pengukuran secara tepat bukan karena kiblatnya bergeser tapi karena menentukan arah kiblat sebelum hanya menggunakan kompas biasa. Kalau menggunakan kompas bisa tentu hasilnya tidak akurat.
BACA JUGA:Kemenag Musi Rawas Layani Permintaan Masyarakat Menentukan Arah Kiblat
BACA JUGA:Temukan Arah Kiblat Dimanapun Berada Tanpa Aplikasi, Ikuti 7 Cara Berikut
Bahkan yang paling umum terjadi di masyarakat menentukan arah kiblat berdasarkan kirologi (baco kira-kira) karena berpatokan dengan arah matahari terbenam. Memang berpatokan pada matahari terbenam bisa dilakukan pada waktu tertentu disebut Rashdul Kiblat yaitu menentukan arah kiblat berpatokan pada arah mata hari tenggelam.
Pada saat Rashdul Kiblat matahari terbenam tepat diatas Ka'bah. Namun Rashdul Kiblat dalam 1 tahun hanya terjadi 2 kali yaitu pada di Juni dan Oktober. Dan waktu untuk mengukurnya kalau di Indonesia bagian barat ba'da Ashar.
Maka Dari itulah pada saat menjelang Rashdul Kiblat Kemenag RI mengingatkan warga untuk mengecek kembali arah kiblat. Namun kalau pengukuran arah kiblat sudah dilakukan secara benar bukan berdasarkan kira-kira tidak perlu melakukan Rashdul Kiblat.
BACA JUGA:8 Cara Ikut Hari Sejuta Kiblat Kemenag, Ada Hadiah Rp 20 Juta, Buruan Menangkan
BACA JUGA:Intip Yukk Tutorial Cara Mengukur Arah Kiblat Saat Hari Sejuta Kiblat Ini!
Ada tiga poin yang harus diperhatikan ketika melaksanakan Rashdul Kiblat yakni :
1. Pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau menggunakan Rashdul Kiblat Lot/Bandul.
2. Permukaan dasar harus datar dan rata.