Peran Orang Tua dalam Mengelola Emosi Anak Sejak Usia Dini, ini yang Perlu Diterapkan
Pentingnya peran orang tua dalam mengelola emosional anak- Foto : Dok. Pinterest -
KORANLINGGAUPOS.ID - Kecerdasan emosional kemampuan mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi dengan tepat menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak yang sehat, baik secara psikologis maupun sosial.
Oleh karena itu, pentingnya peran orang tua dalam mengelola regulasi emosional anak sejak kecil.
Anak kecil lahir tanpa keterampilan emosional bawaan. Mereka belum tahu apa itu frustrasi, kecewa, atau takut apalagi bagaimana menghadapinya.
Dalam fase usia 0 hingga 6 tahun, otak anak mengalami perkembangan pesat, di sinilah kesempatan emas orang tua untuk menanamkan dasar pengelolaan emosi yang akan terbawa seumur hidup.
BACA JUGA:Daftar Lengkap SMA Negeri Terbaik di Tiap Provinsi 2025, Referensi Terbaik untuk Orang Tua dan Siswa
BACA JUGA:Libur Panjang Bukan Alasan Malas: Peran Strategis Orang Tua dalam Meningkatkan Produktivitas Anak
Berikut beberapa pendekatan konkret yang bisa diterapkan orang tua untuk membantu anak mengelola emosinya:
1. Membangun Hubungan Aman secara Emosional (Emotional Safety)
Anak yang merasa aman dan didengar akan lebih mudah mengekspresikan emosinya. Jadilah tempat berlindung, bukan hakim. Dengarkan, jangan buru-buru menilai.
2. Validasi Emosi Tanpa Membenarkan Perilaku Negatif
BACA JUGA:Libur Panjang Bukan Alasan Malas: Peran Strategis Orang Tua dalam Meningkatkan Produktivitas Anak
BACA JUGA:Libur Sekolah Momen Tepat Orang Tua Menumbuhkan Kreativitas Anak
Mengatakan, “Ibu tahu kamu marah karena mainannya rusak” adalah bentuk validasi. Namun, tetap beri batasan, seperti “Tapi kamu tidak boleh memukul adik karena itu.”
3. Mengenalkan Emosi Lewat Cerita dan Permainan
Buku cerita dengan karakter yang mengalami berbagai emosi bisa menjadi jembatan yang aman untuk belajar. Anak-anak lebih mudah belajar melalui simbol dan narasi ketimbang ceramah langsung.