Korban Penembakan di Muratara Dikabarkan Sudah Damai, Ini Kata Polisi
Foto bersama usai adanya kesepakatan damai antara korban dan keluarga oelaku yang disaksikan Kades setempat. - FOTO : Dok linggaupos.co.id-
MURATARA, KORANLINGGAUPOS.ID - Sopir truk batu bara yang jadi korban penembakan di Rawas Ilir Kabupaten Muratara, Edi Saputra (32) diinformasikan sudah berdamai dengan terduga pelaku.
Terduga pelaku penembakan, Arsah sebelumnya telah dilaporkan keluarga ke SPKT Polres Muratara. Arsah juga pernah viral pada saat debat kandidat Pilkada di Kota Palembang karena tertangkap video membawa senjata tajam.
Dikutip dari LINGGAUPOS.CO.ID, perdamaian antara korban dan terduga pelaku dilakukan Jumat, 4 Juli 2025 malam di rumah korban Desa Pauh Kecamatan Rawas Ilir.
Perdamaian disaksikan Kades Pauh, Juharman dihadiri korban dan terduga pelaku serta Teguh selaku pelapor kejadian di SPKT Polres Musi Rawas.
BACA JUGA:Pelaku Penembakan Sopir Angkutan Batu Bara di Muratara Masih Diburu Polisi
BACA JUGA:Kuasa Hukum Sopir Angkutan Batu Bara Korban Penembakan di Muratara Desak Polisi Tangkap Pelaku
Kades Pauh Kecamatan Rawas Ilir Juharman saat dikonfirmasi LINGGAUPOS.CO.ID melalui panggilan WhatsApp membenarkan antara korban Edi dan terduga pelaku sudah terjadi perdamaian.
“Iya benar damai, di rumah korban,” ungkap Juharman, Sabtu 5 Juli 2025.
Terkait perdamaian ini, Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kasi Humas Ipda Didian Perkasa saat dikonfirmasi KORANLINGGAUPOS.ID, Minggu 6 Juli 2025 mengaku sudah mengetahui hal ini.
Hanya saja tegas Kasi Humas, terkait perdamaian diluar konteks penanganan perkaranya.
BACA JUGA:2 Oknum Anggota TNI Disidang Kasus Penembakan 3 Anggota Polisi
"Adanya Damai diluar konteks kami. Dan harus digarisbawahi, damai tidak menyelesaikan persoalan hukum. Silahkan damai tapi tidak menghentikan proses hukumnya," ungkap Didian.
Apalagi lanjutnya, saat ini pelaku sedang dalam upaya pencarian pihak kepolisian.