Kerjasama dengan 27 Penggilingan, Bulog Target Serap 6.700 Ton Gabah dari Petani

Mukhlis Affandi -Foto: M Yasin / Linggau Pos-

Diakuinya panen tidak serentak namun puncak panen pada April dan Agustus. "Bulan Agustus nanti panen raya karena merupakan puncak pnen," jelasnya.

Bulog Cabang Lubuk Linggau membeli gabah Rp 6.500 per Kg, sedangkan beras Rp 12.000 per Kg. Harga tersebut berlaku secara nasional.

BACA JUGA:Beras SPHP Belum Disalurkan Ini Penjelasan Kepala Bulog Cabang Lubuk Linggau

BACA JUGA:Lebih Menguntungkan Petani STL Ulu Terawas Senang Gabah Mereka Dibeli Bulog

Muklis Affandi menyebut dalam pelaksanaan penyerapan gabah dan beras petani pihaknya bekerjasama dengan penyuluh dan Babinsa. Jika petani ingin panen dan mau menjual gabah kepada Bulog maka penyuluh dan Babinsa akan menginformasikan ke Bulog.

Namun demikian ada juga call centre petani bisa langsung menghubungi Bulog cabang Lubuk Linggau. Namun sebagian besar informasi dari penyuluh dan Babinsa. Selanjutnya Bulog bersama penyuluh dan Babinsa turun ke lokasi sawah untuk mengecek kualitas gabah. Jika gabah sesuai standar maka Bulog siap membeli gabah tersebut.

"Kita terima gabah di atas angkutan. Jadi untuk mengakut dari sawah ke mobil angkutan tanggung jawab petani, kita terima di atas angkutan," jelasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan