Kerupuk Kemplang Panggang Ghafi Khas Daerah Lubuk Linggau

Kerupuk kemplang merupakan salah satu kuliner khas Sumatera Selatan yang telah dikenal karena cita rasanya yang gurih dan renyah, salah satu yang terkenal di Lubuk Linggau adalah Kerupuk Kemplang Panggang Ghafi. -Foto : M.Dani Rahmadi/Linggau Pos-

KORANLINGGAUPOS.ID - Kerupuk kemplang merupakan salah satu kuliner khas Sumatera Selatan yang telah dikenal luas karena cita rasanya yang gurih dan renyah. 

Di tengah perkembangan usaha kuliner di Kota Lubuklinggau, kehadiran pelaku usaha lokal yang melestarikan makanan tradisional tetap menjadi perhatian, salah satunya adalah Kerupuk Kemplang Panggang Ogan Ghafi milik Evi.

Berlokasi di Batu Urip, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuklinggau, usaha milik Devi ini menjadi salah satu penggerak ekonomi skala rumahan yang tetap bertahan di tengah arus makanan instan modern. 

Kemplang buatan Evi diolah dengan cara tradisional yakni dipanggang di atas bara api, bukan digoreng, sehingga menghasilkan aroma khas dan tekstur yang lebih renyah.

BACA JUGA:Toko Maulana 88, Berlokasi di Tugumulyo Sedia Aneka Kerupuk Ikan

BACA JUGA:Dibalik Kerenyahan Kerupuk kulit Menyimpan Risiko Bagi Kesehatan, Selngkapnya Simak Ini

Proses pemanggangan kemplang memerlukan ketelitian dan kesabaran. Satu sisi kemplang dipanggang selama 20 hingga 30 detik untuk memastikan tingkat kematangan yang pas, tanpa membuat kemplang gosong atau terlalu keras. 

Teknik pemanggangan ini diwariskan secara turun-temurun dan menjadi ciri khas tersendiri dari kemplang asli Sumatera Selatan.

Dalam sehari, Devi mampu memproduksi hingga 100 bungkus kerupuk kemplang, yang kemudian dikemas dan dijual dengan harga sangat terjangkau yakni hanya Rp 10.000 per bungkus. 

Kerupuk kemplang ini biasanya disajikan dengan saus khas berwarna merah, yang menambah kenikmatan setiap gigitan.

BACA JUGA:Kerupuk Singkong Rumahan di Musi Rawas, Banjir Pesanan di Bulan Ramadan

BACA JUGA:Kerupuk, Cemilan Pelengkap Saat Makan

Evi menyampaikan bahwa selain menjual kepada pelanggan lokal, kemplang panggang produksinya juga sering dibawa sebagai oleh-oleh khas Lubuklinggau oleh para pendatang maupun warga yang hendak bepergian keluar kota. 

Produk ini tak hanya mempertahankan nilai budaya kuliner lokal, namun juga memberikan dampak ekonomi positif bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan