Harga Ikan Koi Anjlok, Begini Respon Pembudidaya Asal Musi Rawas
Lukman, peternak ikan hias asal Desa Kalibening, Kecamatan Tugumulyo, saat menunjukan hasil budidaya ikan koi di kolam miliknya. -Foto: Lukman/Linggau Pos-
KORANLINGGAUPOS.ID-Harga ikan hias, khususnya koi, di Kabupaten Musi Rawas saat ini mengalami penurunan.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para peternak untuk tetap mengembangkan usaha budidaya.
Lukman, seorang peternak ikan koi asal Desa Kalibening, Kecamatan Tugumulyo, menuturkan bahwa harga ikan koi di tingkat reseller yang biasanya mencapai Rp 75.000 per kilogram, kini hanya berkisar Rp 62.000 hingga Rp 63.000 per Kg.
Menurutnya, penurunan harga ini juga tidak lepas dari dampak turunnya harga ikan konsumsi.
BACA JUGA:Ikan Koi Jadi Ladang Bisnis Menjanjikan, Sudah Dibuktikan Warga Tugumulyo Musi Rawas
BACA JUGA:Sardi Berhasil Kembangkan Bibit Ikan Koi Sejak Tahun 2015
“Mungkin karena harga ikan konsumsi menurun, ikan hias juga terkena imbasnya. Tapi bagi kami peternak,” ungkap Lukman.
Saat ini, Lukman sedang fokus menjalani proses pemijahan ikan koi di kolam miliknya.
Proses ini sangat penting dalam budidaya karena menentukan kualitas dan jumlah benih yang akan dihasilkan.
Ia menjelaskan bahwa pemijahan membutuhkan kesabaran, ketelitian, serta perawatan ekstra agar indukan tetap sehat dan menghasilkan benih yang unggul.
BACA JUGA:Cara Budidaya Ikan Koi Agar Hasil Berlimpah dan Berkualitas
BACA JUGA:Warga Desa Kalibening Musi Rawas Berhasil Pasarkan Ikan Koi Di Beberapa Provinsi
Jenis koi yang telah ia budidayakan antara lain Kohaku, yang memiliki ciri khas dasar warna putih solid dengan pola merah mencolok, serta jenis Sanke yang berpola lebih kompleks dengan kombinasi warna merah, hitam, dan putih.
Menurutnya, kedua jenis ini memiliki banyak peminat karena dianggap klasik dan elegan.