Padi di Musi Rawas Diintai Hama Burung, Petani Masih Andalkan Cara Tradisional

Salah satu lahan sawah petani yang menggunakan jaring untuk menghalau serangan burung- Foto :Muslimin/Linggau Pos-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Dalam upaya melindungi tanaman padi dari serangan hama burung, petani di beberapa Desa Di Kabupaten Musi Rawas, melakukan cara yang cukup efektif untuk menghalau serangan hama burung tersebut, yakni dengan membentangkan jaring di atas tanaman padi.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi serangan hama burung di sawah milik petani, karena serangan hama ini juga menjadi ancaman serius bagi petani, karena dapat mengurangi hasil panen tanaman padi milik petani.

POPT Kecamatan Tugumulyo, Suwanto., S.P menyatakan ini merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh petani untuk mengatasi serangan hama burung ini. jika tidak dilakukan pengendalian hama ini dapat mengurangi hasil panen hingga 50 persen.

Ia juga menambahkan langkah pengendalian ini juga selalu kami sampaikan ke petani saat kami melakukan sosialisasi, agar para petani bisa melakukan pengendalian dengan cara yang alami, bahkan sejak dulu petani juga ada yang telah melakukan hal ini. ada juga mereka memasang di beberapa titik di sawah mereka dengan bunyi-bunyian yang terbuat dari kaleng yang diisi dengan batu kemudian diberikan tali.

BACA JUGA:Hasilkan Padi Sehat, Dosen UNMURA PKM Edukasi Petani Olah Jerami jadi Pupuk Kompos

BACA JUGA:Petani Berharap Hasil Panen Padi 2025 Melimpah

"Meski demikian petani memang harus selalu mengawasi jaring yang telah di pasang tersebut,  karena burung -burung  tersebut bisa masuk di celah celah di pinggiran jaring yang sudah terpasang sehingga hama ini bisa memakan tanaman padi milik petani, "jelasnya saat diwawancara KORANLINGGAUPOS.ID, Minggu 24 Agustus 2025.

Dengan berbagai langkah pencegahan yang dilakukan, sangat diharapkan petani terus meningkatkan produktivitas pertanian mereka dan mempertahankan ketahanan pangan di wilayah binaan.

Selain itu kami juga menyampaikan kepada petani untuk terus melakukan upaya pengendalian dengan menggunakan obat-obatan pengendalian hama yang memang sesuai dengan anjuran dari Pemerintah, karena salah dalam pengaplikasian dapat memicu ledakan serangan hama. 

Dan selalu gunakan lah bibit yang memang sudah rekomendasi dari Pemerintah, kemudian dirinya juga mengajak petani untuk melakukan penanaman padi secara serentak, yang bertujuan untuk menghambat serangan hama.

"Dengan melakukan penanaman padi dan panen secara serentak dalam satu wilayah luas dapat memutus rantai makanan dan siklus hidup hama karena tidak ada lagi inangnya. Yang tersedia sebagai makanan dan tempat berkembang biak, sehingga populasi hama akan terhambat," harapnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan