Buaya Sumpit Bikin Desa Sadar Karya Musi Rawas jadi Tujuan Wisatawan Luar Negeri

Kades Sadar Karya Dian Purnama Irawan didampingi Kaur TU & Umum Muhajir, warga Desa Sadar Karya yang memfasilitasi kujungan dan pengamatan sarang buaya liar di Sungai Ketuan oleh wisatawan mancanegara- Foto :M.Dani Rahmadi/Linggau Pos-

KORANLINGGAUPOS.ID – Purwodadi, 24 Agustus 2025 Desa Sadar Karya, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas, kembali mencuri perhatian dengan kehadiran dua turis asing yang berkunjung untuk menyaksikan langsung habitat buaya sumpit atau buaya cucut di Sungai Lesing.

Dua wisatawan tersebut adalah Branden asal Australia dan Honza, seorang mahasiswa dari Republik Ceko. Mereka datang didampingi pemandu wisata asal Lahat, Mas Pungky, khusus untuk melihat keberadaan buaya liar yang menjadi ciri khas desa ini.

Kunjungan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa. Kepala Desa Sadar Karya, Dian Purnama Irawan, bersama Kaur TU & Umum, Muhajir, serta Lasiman, warga Dusun 2, turut mendampingi kegiatan pengamatan sarang buaya liar di Sungai Ketuan. Kehadiran mereka sekaligus menunjukkan dukungan penuh desa terhadap kegiatan penelitian ilmiah dan upaya pelestarian lingkungan.

Kegiatan wisata pengamatan ini berlangsung pada Jumat–Sabtu, 22–23 Agustus 2025. Dalam wawancaranya dengan koranlingguapos.id, Kepala Desa Dian Purnama Irawan menyampaikan rasa syukur atas kunjungan wisatawan mancanegara tersebut.

BACA JUGA:Dalam Seminggu Sudah 3 Kali Buaya Masuk ke Kolam Ikan Warga Desa Leban Jaya Musi Rawas

BACA JUGA:Warga Heboh Kemunculan Buaya Ukuran Sedang di Jalan Setapak Pada Malam Hari

“Alhamdulillah, Desa Sadar Karya bisa dikunjungi wisatawan dari luar negeri. Masyarakat juga sangat senang karena bisa berfoto bersama mereka. Pesan saya, semoga kelestarian buaya tetap dijaga, jangan sampai diganggu apalagi diambil telurnya. Harapan ke depan, semoga semakin banyak turis yang datang ke desa kami,” ungkapnya.

Kunjungan ini menjadi bukti bahwa Desa Sadar Karya memiliki potensi wisata alam yang unik dan mampu menarik perhatian wisatawan internasional. Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah desa, potensi tersebut diharapkan dapat terus berkembang tanpa mengabaikan aspek konservasi satwa liar.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan