Bocah Kelas 3 SD di Lubuk Linggau Terdeteksi Gula Darah Tinggi, Cek Ini Penyebab Anak Kena Diabetes

Ini Penyebab Anak Kena Diabetes --

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuk Linggau tindak lanjuti temuan tenaga puskesmas, bocah kelas 3 SD dengan kadar gula tinggi mencapai 260. 

Lalu apa penyebab dan gejala anak menderita diabetes ?

Dikutip dari alodokter, menurut data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), angka kejadian diabetes pada anak usia 0-18 tahun di Indonesia meningkat hingga lebih dari 1000 kasus dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini.

Berdasarkan penyebabnya, penyakit diabetes pada anak secara umum terbagi menjadi 2 tipe.

BACA JUGA:Beras Shirataki, Solusi Sehat untuk Penderita Diabetes

BACA JUGA:Petugas Pusksemas di Lubuk Linggau Temukan Anak Kelas 3 SD Kena Diabetes, Ini Penyebabnya

Pertama Diabetes tipe 1. Yakni diabetes yang yang lebih sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Namun diabetes tipe 1 juga terkadang bisa menyerang bayi, balita, dan orang dewasa.

Diabetes tipe 1 terjadi akibat kelainan autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh anak merusak atau menghancurkan pankreasnya sendiri, sehingga fungsi pankreas menjadi terganggu.

Akibatnya, anak yang menderita diabetes tipe 1 hanya menghasilkan sedikit atau bahkan tidak menghasilkan hormon insulin sama sekali. Kondisi ini bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat dan lama kelamaan merusak organ serta jaringan tubuh.

Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya diabetes tipe 1 pada anak belum diketahui. Namun, seorang anak bisa rentan terkena diabetes tipe 1 apabila ia memiliki faktor risiko seperti Genetik atau keturunan, misalnya memiliki riwayat diabetes tipe 1 dalam keluarga. Riwayat infeksi virus.

BACA JUGA:Bolehkah Madu Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes, Ini Penjelasannya

BACA JUGA:Penderita Diabetes Hindari Makanan Ini

Pola makan kurang sehat, misalnya sering mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, misalnya permen, es krim, jus buah kemasan, atau buah kering.

Kedua Diabetes tipe 2 disebabkan oleh resistensi insulin atau kondisi ketika sel-sel tubuh anak kesulitan menggunakan insulin untuk memanfaatkan gula darah sebagai energi. Pada kasus tertentu, diabetes tipe 2 juga bisa terjadi akibat berkurangnya produksi insulin. Karena terjadinya gangguan tersebut, kadar gula darah anak dapat meningkat.

Diabetes tipe 2 biasanya rentan terjadi pada anak berusia berusia di atas 10 tahun atau pada usia remaja.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan