4 Cara Efektif Merespon Anak yang Menangis

Psikolog Tiara Erlita., M. Psi -Foto : Dok. TikTok Psikolog Tiara Erlita-

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID — Menangis adalah bentuk komunikasi utama bagi anak-anak, terutama di usia dini ketika mereka belum mampu mengungkapkan perasaan secara verbal. 

Namun, tak jarang orang tua merasa bingung atau bahkan frustrasi saat menghadapi tangisan anak. 

Psikolog Tiara Erlita, M.Psi, membagikan empat pendekatan penting yang dapat diterapkan orang tua untuk merespon tangisan anak secara bijak dan penuh empati.

Tiara menekankan bahwa menangis bukanlah perilaku negatif yang harus segera dihentikan, melainkan sinyal emosional yang perlu dipahami. 

BACA JUGA:Psikolog Anak Irma Gustiana Ungkap Cara Efektif Hentikan Kebiasaan Anak yang Sering Memaksa

BACA JUGA:Kapan Waktu yang Tepat Mengajari Anak Perbedaan Jenis Kelamin? ini Kata Psikolog Valencia G. Permana

Berikut adalah empat cara yang disarankan oleh Tiara Erlita untuk merespon anak yang menangis. 

Langkah pertama yang disarankan Tiara adalah membantu anak menamakan emosi yang sedang mereka rasakan. 

Misalnya, ketika anak menangis karena mainannya rusak, orang tua bisa mengatakan, “Kamu sedih ya karena mainannya rusak?” atau “Kamu marah karena tidak bisa bermain seperti tadi?”

Menurut Tiara, proses ini membantu anak mengenali dan memahami perasaan mereka sendiri. “Dengan menamakan emosi, anak belajar bahwa apa yang mereka rasakan itu valid dan bisa diidentifikasi. Ini adalah langkah awal dalam membangun kecerdasan emosional,” jelasnya.

BACA JUGA:3 Tips Jaga Kesehatan Mental Anak Usia Dini Ala Psikolog Tiara Erlita, M.Psi

BACA JUGA:Membangun Kepercayaan Diri Anak Sejak Dini : 5 Strategi Ala Psikolog Khamsha Noory, M.Psi

Setelah emosi anak dikenali, langkah berikutnya adalah menunjukkan empati. 

Orang tua bisa mengatakan, “Mama tahu kamu kecewa karena tidak bisa ikut bermain,” atau “Papa paham kamu takut saat lampu mati.”

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan