Pentingnya Psikotes bagi Guru: Perspektif Psikolog Irwan Tony
Psikolog Irwan Tony.-Foto: Linggau Pos.-
KORANLINGGAUPOS.ID-Dalam dunia pendidikan yang semakin kompleks dan menuntut kualitas tinggi, proses rekrutmen guru tidak lagi hanya mengandalkan ijazah dan pengalaman kerja.
Salah satu pendekatan diterapkan oleh sekolah-sekolah adalah penggunaan tes psikotes sebagai bagian dari seleksi calon tenaga pendidik.
Psikolog Irwan Tony memberikan pandangannya mengenai urgensi tes psikotes bagi calon guru.
Menurut Irwan Tony, psikotes memiliki peran krusial dalam mengakses potensi dan karakter psikologis calon guru.
BACA JUGA:Psikotes Sekolah Kedinasan 2025, Tahapan Penting Setelah Lolos SKD
BACA JUGA:Psikotes Pada Guru Bisa Mencegah Asusila di Sekolah, Begini Penjelasan Psikolog Irwan Tony, M.Ps.I
“Psikotes ini bukan sekadar formalitas. Tujuannya agar pihak sekolah bisa memahami secara minimal potensi yang dimiliki calon guru, dinamika psikologisnya, kepribadiannya, serta peluangnya untuk diterima dan berkembang di lingkungan sekolah tersebut,” jelasnya.
Tes psikotes memungkinkan sekolah untuk melihat lebih dalam aspek-aspek yang tidak tampak dari CV atau wawancara biasa.
Misalnya, bagaimana seseorang berinteraksi secara sosial, bagaimana ia mengelola emosi, serta sejauh mana ia mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang dinamis.
Setiap sekolah memiliki standar dan ekspektasi tersendiri terhadap guru yang akan direkrut.
BACA JUGA:Kiat Jauhkan Anak dari Penyalahgunaan Narkoba ala Psikolog Irwan Tony
BACA JUGA:Bantu Anak Meraih Masa Depannya, Psikolog Irwan Tony : Selaraskan Jurusan SMA/MA/SMK dengan Passion
Irwan mencontohkan, “Kalau sekolah mencari guru kesenian, tentu mereka ingin seseorang yang punya pengetahuan mendalam tentang seni, tapi juga harus punya kemampuan komunikasi yang baik dan empati yang tinggi.”
Melalui psikotes, aspek-aspek tersebut bisa tergambarkan dengan lebih objektif.