Sumur Bor Sangat Dibutuhkan Warga Desa Marga Tani

Kades Marga Tani Arsa - -foto muhammad yasin/koranlinggaupos.id--

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Desa Marga Tani Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pembangunan 5 titik sumur bor dananya berasal dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025.

"Tahun ini desa kami (Marga Tani membangun 5 titik sumur bor," demikian kata Arsa Kades Marga Tani kepada KORANLINGGAUPOS.ID.

Menurutnya pembangunan sumur bor tersebut atas usulan masyarakat yang disampaikan saat Musyawarah Desa (Musdes). "Sumur bor yang dibutuhkan di desa kami karena sumur gali kering ketika musim kemarau," tambahnya.

Menurutnya sumur gali kedalam 15 meter ketika musim kemarau 2 pekan saja sudah kering. Maka dari itu masyarakat membutuhkan sumur bor.

BACA JUGA:BAZNAS Bangun Sumur Bor untuk Santri, Begini Apresiasi Disampaikan Bupati Muba

BACA JUGA:Reses Anggota DPRD Sumsel Dapil VIII di Muratara, Demi Sediakan Air Bersih, Bakal Bangun Sejumlah Sumur Bor

Kedalaman sumur bor di Desa Marga Tani kedalamannya 50 meter. "Sumur bor di sini memang dalam sesuai dengan Rencana Anggaran Proyek (RAP). Apapun kegiatan di sini sesuai dengan RAP," tegasnya.  

Menurut Arsa sejak dirinya menjadi Kades setidaknya 26 titik sumur bor telah dibangun. "Pembangunan sumur bor menggunakan dana desa atas permintaan masyarakat yang diusulkan dalam Musdes, kita tidak boleh menolak. Dana desa digunakan untuk kepentingan umum dan kepentingan masyarakat," paparnya.

Selain bangun sumur bor Dana Desa tahun anggaran 2025 di Desa Marga Tani rehab gedung posyandu diantaranya ngecat, pasang keramik dan pasang plafon. "Alhamdulilah pembangunan sudah selesai semua baik tahap 1 maupun tahap 2," jelasnya.

Ada juga pembangunan jembatan di Dusun 2. "Pembangunan  Jembatan ini usulan dari masyarakat dari kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Murenbang) dan Musdes. Kita dahulukan usulan masyarakat. Jembatan digunakan petani untuk angkut hasil panen," sebutnya.

BACA JUGA:Daftar Harga Pembuatan Sumur Bor Berdasarkan Diameter dan Kedalaman, Berdasarkan Wilayah

BACA JUGA:Kakek Terjun ke Sumur Bikin Warga Jayaloka Musi Rawas Geger

Ia berharap kedepan jalan penghubung jembatan tersebut ke depan dapat dibangun. "Hampir masyarakat melewati jembatan tersebut baik petani sawit maupun petani karet ketika mengangkut hasil panen, mereka menggunakan sepeda motor. Jembatan ini vital," paparnya.

Panjang jembatan lebih kurang 45 meter membentang diatas Sungai Bungit yang merupakan sungai besar di Desa Marga Tani.      

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan