Lapas Lubuk Linggau Tebar Semangat Kemanusiaan dan Kepedulian
Klinik Lapas membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Mulai dari cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan umum- FOTO : Dok Humas Lapas Lubuk Linggau-
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-1 Tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lubuk Linggau ikut berbagi melalui kegiatan IMIPAS Peduli 2025
Para petugas, warga binaan, hingga keluarga yang berkunjung berkumpul dengan semangat yang sama, ikut berbagi lewat kegiatan IMIPAS Peduli 2025. Tak hanya satu, dua kegiatan kemanusiaan digelar sekaligus, yakni Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis.
Aula Lapas dipenuhi wajah-wajah antusias, baik dari petugas maupun warga binaan yang dengan sukarela mendaftarkan diri sebagai pendonor. Bekerja sama dengan PMI Kota Lubuk Linggau, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian insan pemasyarakatan terhadap sesama.
Sementara itu, di sisi lain, petugas medis dari Klinik Lapas membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Mulai dari cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan umum. Keluarga warga binaan pun ikut memanfaatkan kesempatan ini untuk mengetahui kondisi kesehatannya.
BACA JUGA:Ka KPLP Lapas Lubuk Linggau Hadiri Penutupan PKA dan PKP Angkatan
BACA JUGA:Lapas Lubuk Linggau Terus Komitmen Perkuat Pembinaan, Dorong Perubahan Positif bagi Warga Binaan
Kepala Lapas Lubuklinggau (Kalapas), Budi Yuliarno menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi langkah nyata membangun rasa kemanusiaan dan solidaritas di lingkungan Lapas.
“Kami ingin menanamkan nilai kepedulian dan empati. Dari sini, kita belajar berbagi itu bisa dimulai dari hal sederhana seperti donor darah dan menjaga kesehatan,” ungkapnya.
Melalui IMIPAS Peduli 2025, semangat sosial dan gotong royong tumbuh kuat di balik tembok Lapas. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menghangatkan hati, menumbuhkan rasa saling peduli, dan menjadi pengingat bahwa kemanusiaan tidak mengenal sekat.