Tekuni Usaha Rumahan, Warga Musi Rawas Jamin Susu Kedelai Buatannya Tanpa Pengawet

Muhammad Wahyudi saat ditemui di tempat jualannya di Simpang F Trikoyo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas- Foto : Mukmin / Harian Pagi Linggau Pos-

KORANLINGGAUPOS.ID - Susu kedelai kini semakin diminati sebagai alternatif minuman sehat, terutama bagi masyarakat yang intoleran laktosa, vegetarian, ataupun memiliki alergi terhadap susu sapi. Melihat peluang tersebut, Muhammad Wahyudi, warga Dusun 2 Desa Mataram, Kabupaten Musi Rawas, berinisiatif membuka usaha produksi susu kedelai rumahan.

LAPORAN MUKMIN HIDAYAT, MUSI RAWAS

Wahyudi menuturkan, proses pembuatan susu kedelai sebenarnya tidak terlalu sulit, namun membutuhkan ketelitian tinggi agar menghasilkan susu berkualitas tanpa bahan pengawet. Ia selalu menggunakan bahan-bahan alami untuk menjaga cita rasa dan keamanan produk.

“Proses awal itu kita pilih dulu kacang kedelai yang bagus. Setelah itu kita rendam kurang lebih tujuh jam,” jelasnya.

BACA JUGA:Anak Kekurangan Gizi Susu Tinggi Kalori Solusinya

BACA JUGA:Manfaat Susu UHT di Musim Pancaroba

Setelah perendaman, kulit ari kedelai dipisahkan hingga benar-benar bersih. Kacang kemudian digiling menggunakan alat penggiling, gilingan beras, atau blender. Untuk menghasilkan tekstur yang lebih kental, Wahyudi menggunakan takaran 1 kilogram kedelai untuk 10 liter air, atau 100 gram kedelai untuk 1 liter air.

“Setelah digiling, kita campur air, lalu diperas dan langsung dimasak. Kita masak sampai mendidih, dicampur daun pandan agar wangi, sedikit garam, dan gula sesuai selera,” jelasnya.

Usai dimasak, susu kedelai kemudian dikemas sesuai pesanan. Wahyudi menyediakan berbagai pilihan harga mulai dari Rp2.000, Rp3.000, hingga Rp5.000 per kemasan. Untuk pengantaran, ia juga menyiapkan ukuran Rp10.000. Selain itu, konsumen dapat memesan susu kedelai tanpa gula biasanya untuk para lansia atau mereka yang sedang mengurangi konsumsi gula.

“Alhamdulillah, sekarang produksi kita sekitar 1,5 kilogram kedelai per hari, menghasilkan kurang lebih 15 liter susu. Semuanya original tanpa pengawet, tanpa pemanis buatan, dan tanpa pewarna,” tambahnya.

BACA JUGA:Pastikan Kandungannya Sebelum Membeli Susu untuk Si Kecil

BACA JUGA:Kopi Susu jadi Minuman Andalan dan Kekinian

Terkait daya tahan, Wahyudi menjelaskan bahwa susu kedelai buatannya dapat bertahan sekitar dua hari jika disimpan dalam kulkas. Namun ia tetap mengimbau konsumen untuk memperhatikan kondisi susu sebelum dikonsumsi.

“Kalau sari dan airnya sudah mulai terpisah dan airnya terlihat bening, itu tandanya sudah tidak layak konsumsi,” tegasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan