Ponpes Ulul Albab Lubuk Linggau Fokus Cetak Hafizh Qur’an
Pondon Pesantren Ulul Albab Lubuk Linggau cetak Hafidz Qur'an melalui Program Tahfizh 30 juz -FOTO : DOK. PONPES ULUL ALBAB-
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Pondok Pesantren Ulul Albab terus menunjukkan komitmennya dalam melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an. Melalui Program Tahfiz 30 Juz, ponpes yang berlokasi di Jalan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan ini berhasil menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang konsisten mencetak hafizh dan hafizhah setiap tahun.
Program Tahfiz 30 Juz dibawah pimpinan Ustadz Dirja Mahendra, BA., BBA ini dirancang sebagai program unggulan yang dapat diselesaikan dalam waktu enam tahun. Kurikulum tahfiz disusun secara intensif dengan metode murojaah harian, setoran hafalan, serta pembelajaran tahsin dan tajwid yang terstruktur.
Saat diwawancarai oleh wartawan KORANLINGGAUPOS.ID Rabu 19 November 2025. Ustadz Dirja Mahendra menyampaikan bahwa program ini dirancang bukan hanya untuk memastikan santri mampu menghafal 30 juz, tetapi juga memahami, menjaga hafalan, serta menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin melahirkan hafizh yang tidak hanya kuat hafalannya, tapi juga berakhlak Qur’ani,” ungkapnya.
BACA JUGA:Membangun Kepercayaan Diri Santri, Ponpes Ulul Albab Lubuk Linggau Unggulkan Ekskul Pidato
BACA JUGA:Lahirkan Generasi Qurani, Ponpes Ulul Albab Lubuk Linggau Giatkan Ekskul Tahfidz
Ponpes Ulul Albab juga menghadirkan lingkungan belajar yang kondusif dan disiplin, sehingga para santri dapat fokus dalam proses tahfizh.
Dengan fasilitas yang mendukung serta para pembimbing yang berpengalaman, pihak ponpes optimis mampu terus meningkatkan kualitas lulusan di masa mendatang.
Keberadaan program Tahfizh 30 Juz ini diharapkan menjadi kontribusi nyata Ponpes Ulul Albab dalam mencetak generasi muda yang berilmu, berkarakter, serta siap menjadi dai maupun pemimpin masa depan yang berlandaskan Al-Qur’an. Dengan fasilitas pembelajaran yang memadai, lingkungan yang kondusif, serta dukungan tenaga pengajar profesional.