Perawan dan Tampan di Musi Banyuasin Ajak Warga Mandiri Pangan

Srikandi B2SA foto bersama.-Foto: Heriyanto/ Linggau Pos.-

KORANLINGGAUPOS.ID-Pemerintah Musi Banyuasin melalui Dinas Ketahanan Pangan, terus berinovasi untuk mengajak masyarakat Muba memiliki kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan tidak tergantung dengan pasar.

Saat ini yang sedang digalakkan adalah Peran Wanita dan Ketahanan Pangan (Perawan dan Tampang) serta  Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) yang sudah sangat dirasakan manfaatnya. Berikut ceritanya.

HERIYANTO -  MUSI BANYUASIN 

Tawa bahagia para Srikandi Gaja Mati Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terlihat jelas. 

BACA JUGA:Lewat SIT Ar-Rasyid dan Gambo Muba Dua Pemuda Asal Musi Banyuasin Raih Prestasi Gemilang Tingkat Nasional 2025

BACA JUGA:Merdeka dari Kegelapan, Cerita Warga Musi Banyuasin Akhirnya Nikmati Terang Lewat BPBL

30 Orang anggota kelompok wanita tani penerima bantuan dari program Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) binaan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini panen sayuran jenis bayam Minggu 7 Desember 2025.

“Kami menanam sayuran jenis bayam, usia 28 hari sudah panen. Jadi manfaat dari hasil usaha ini cepat terlihat dan cepat dinikmati oleh anggota kelompok,” jelas Ketua Kelompok B2SA Srikandi Gajah Mati, Jumita, Minggu 7 Desember 2025.

Para srikandi secara bersama-sama panen hasil usaha selama kurang lebih 30 hari, dan merasakan manfaatnya secara bersama-sama dan langsung mepasang di gerai pangan, setlah kebutuhan rumah tagga terpenuhi.

“Alhamdulillah setelah panen, kami dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dan dapat menjual hasil panen kepada warga desa. Melalui kegiatan ini, selain memiliki waktu luang bersama keluarga, juga bisa menambah penghasilan keluarga,” jelasnya yang didampingi bendahara kelompok, Ambarwati.

BACA JUGA:Wabup Musi Banyuasin: Keutuhan Wilayah Adalah Harga Mati!

BACA JUGA:Persiapan Rampung, ini 10 Venue PORPROV XV Sumsel di Musi Banyuasin

Keseriusan Pemkab Muba melalui Dinas Ketahanan Pangan sukses mengajak warganya untuk mandiri pangan dan tidak tergantung dengan pasar. 

Komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan ini, sukses dilaksanakan dengan upaya yang berbasis pemberdayaan masyarakat.


Proses perawatan kebun dilakukan Srikandi Gaja Mati Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel. -Foto: Heriyanto/ Linggau Pos.-

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan