Ramai Kontroversi Go Vegan, Kenapa Banyak Netizen Justru Balik Nge-roasting?
Tren Go Vegan viral di TikTok memicu pro kontra, dianggap menghakimi hingga jadi olokan, padahal bertujuan peduli hewan, kesehatan, dan lingkungan.-Tangkap Layar-
KORANLINGGAUPOS.CO - Media sosial beberapa waktu terakhir diramaikan konten ajakan Go Vegan yang memicu debat panas di kalangan pengguna.
Banyak kreator mencoba menyuarakan kepedulian pada hewan dan lingkungan namun cara penyampaiannya sering dianggap terlalu menghakimi.
Alih alih menginspirasi sebagian konten justru memancing reaksi keras dan memunculkan video tandingan bernuansa sindiran.
Banyak netizen malah memamerkan adegan makan daging di depan kamera sebagai bentuk perlawanan sarkastik.
BACA JUGA:Pusat Buah Abak Lubuk Linggau, Sediakan Aneka Buah dan Sayur Segar
BACA JUGA:Anak Susah Makan Sayur? Ini Strategi Kreatif yang Bisa Dicoba Orang Tua
Fenomena ini menunjukkan bahwa empati dan pilihan kata sangat menentukan apakah pesan diterima atau ditolak.
apa itu Vegan?
Vegan adalah gaya hidup yang berusaha menghindari seluruh produk hewani baik untuk makanan pakaian maupun kebutuhan sehari hari.
Berbeda dengan vegetarian yang masih bisa mengonsumsi telur atau susu seorang vegan berkomitmen penuh meninggalkan produk turunan hewan.
BACA JUGA:Jagung Diusahakan Sebagai Tanaman Sela Bersama Aneka Sayur dan Buah Semusim
BACA JUGA:Ajak Petani Sayuran Rutin Monitoring Hama dan Penyakit Tanaman
Filosofinya berkaitan dengan upaya mengurangi eksploitasi serta kekerasan terhadap hewan sekaligus mendorong gaya hidup yang lebih beretika.
Banyak riset menyebut pengurangan konsumsi daging dapat menurunkan jejak karbon sehingga sering dikaitkan dengan upaya menyelamatkan bumi.
Namun menjadi vegan tidak bisa dilakukan secara asal karena tetap memerlukan penyesuaian nutrisi pola makan dan kebiasaan hidup.