Kebun Anggrek yang Tumbuh dari Hobi, Pelangi Orchids jadi Daya Tarik Musi Rawas

Anggrek Bulbophyllum biflorum, salah satu jenis anggrek yang dibudidayakan dan dijual di Pelangi Orchids, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas.-Foto: Mukmin Hidayat/ Linggau Pos.-

KORANLINGGAUPOS.ID-Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang banyak digemari masyarakat.

Keindahan bentuk dan ragam warnanya membuat tanaman ini memiliki banyak penggemar, bahkan tak sedikit kolektor yang secara khusus mengoleksi berbagai jenis anggrek, baik lokal maupun langka.

Di Kabupaten Musi Rawas, budidaya anggrek berhasil dikembangkan oleh salah satu warga Desa A Widodo, Kecamatan Tugumulyo.

Berawal dari hobi pribadi, Reni, warga setempat, sukses mengembangkan usaha budidaya anggrek yang kini dikenal dengan nama Pelangi Orchids.

BACA JUGA:Hobi Jadi Peluang Usaha, Warga Musi Rawas Sukses Budidaya Anggrek

BACA JUGA:TPA Anggrek Cetak Generasi Qur’ani, Sertifikat Munaqosah Jadi Bekal Masa Depan

Di kebun anggrek miliknya, Reni membudidayakan dan menjual berbagai jenis anggrek, baik untuk koleksi maupun pasar umum.

Menariknya, sejumlah anggrek langka yang jarang ditemui juga berhasil ia kembangkan.

salah anggrek yang banyak di gemari masyarakat dan mudah perawatanya adalah Bulbophyllum biflorum.

Anggrek Bulbophyllum biflorum merupakan spesies yang cukup beragam dan banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara dataran rendah, seperti Filipina, Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

BACA JUGA:Bukit Cogong Akan Dibangun Rumah Konservasi Anggrek Sebagai Objek Wisata Baru

BACA JUGA:Sukses Memanan Anggrek Asal Indonesia, Sesuaikan Dulu Struktur Tanah di Indonesia

Di Indonesia sendiri, anggrek ini dapat dijumpai di hutan-hutan terbuka di wilayah Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan hingga Papua.

Sebagai anggrek epifit berukuran kecil, Bulbophyllum biflorum umumnya tumbuh menempel di batang pohon, terutama pada pohon inang yang telah roboh atau mulai lapuk.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan