Jalan Nasional Musi Rawas - Muba Banyak Berlubang Seperti Kubangan Kerbau

Mobil Fuso yang membawa rongsokan dari Lubuk Linggau menuju Palembang terguling di ruas jalan nasional yang terletak di Kecamatan Muara Kelingi. - Foto : MUSLIMIN-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Kondisi jalan nasional Musi Rawas - Musi Banyuasin (Muba) makin memprihatinkan. Bahkan, dibeberapa titik sepanjang ruas jalan tersebut terlihat rusak parah sehingga makin dikeluhan pengendara dan warga yang melintas.

Pantauan KORANLINGGAUPOS.ID di lapangan, terlihat kerusakan jalan nasional tersebut tersebar dibeberapa titik lokasi bahkan hampir setiap desa yang dilintasi mengalami kerusakan cukup parah dengan lubang-lubang yang berukuran cukup besar dengan kedalaman bervariasi.

Dengan banyaknya lubang tersebut, tidak hanya menghambat arus lalu lintas namun juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Apalagi disaat musim penghujan seperti saat ini, lubang-lubang tersebut dipenuhi dengan genangan air.

Bahkan kondisi jalan nasional yang rusak parah tersebut terletak di empat Kecamatan seperti kecamatan Muara Beliti, Kecamatan Tuah Negeri, Kecamatan Muara kelingi dan Kecamatan Muara Lakitan.

 

Untuk di Kecamatan Muara Beliti terletak di Desa Suro. Di Kecamatan Tuah Negeri kerusakan jalan nasional tersebut mulai dari  Desa Remayu, Desa Petunang dan Desa Lubuk Rumbai, untuk titik jalan yang paling parah itu terletak di dua desa yakni Desa Petunang dan Desa Lubuk Rumbai.

Sedangkan untuk di Kecamatan Muara kelingi jalan nasional yang rusak itu terdapat di Desa Mandi Aur, Desa Lubuk Tua, Desa Bingin jungut, untuk jalan yang paling rusak parah itu di Desa Bingin Jungut, terdapat beberapa titik jalan yang memang rusaknya sangat parah dan berlubang dengan ukuran lebar dan memiliki kedalaman yang bervariasi.

Bahkan banyak sudah banyak mobil yang berukuran besar yang terguling di jalan tersebut, selanjutnya Kecamatan Muara Lakitan kerusakan jalan nasional juga terjadi di beberapa desa mulai dari Desa Pendingan, Desa Semangus, Desa Muara Rengas, Kelurahan Muara Lakitan hingga Desa Prabumulih II.

Untuk yang paling parah itu terdapat di Desa Semangus, Desa Muara Rengas, Kelurahan Muara Lakitan hingga Desa Prabumulih II. Untuk saat ini memang sudah dilakukan penimbunan batu oleh pemerintah karena musim penghujan banyak batu tersebut bergeser maka jalan tersebut kembali berlobang.

 

"Dari pantauan kami memang banyak mobil-mobil yang berukuran besar yang melintasi jalan tersebut, bahkan mobil-mobil tersebut berkompoi dengan jumlah antara 3-4. Dengan banyaknya mobil yang berukuran besar melintasi jalan tersebut maka, kadang membuat kemacetan karena pengguna jalan harus mengantri melewati jalan rusak tersebut," ungkap Fitri salah seorang pengendara. 

 

Sebelumnya, pihak Kementerian PU melalui Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK )1.4 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan menjelaskan, jalan nasional tersebut akan dilakukan perbaikan di bulan Februari 2026 mendatang.

Selain itu Jalan Nasional yang melintasi Kabupaten Musi Rawas memiliki panjang kurang lebih 77 kilometer mulai dari perbatasan Musi Rawas dengan Musi Banyuasin.Kemudian sepanjang jalan nasional yang meliputi dua Kabupaten ini dengan panjang 119,45 kilometer. sedangkan untuk yang terkontrak ini penanganannya itu hanya 25 Kilometer. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan