Pasien Tumor Terlunta-lunta di RSMH Palembang, Dinkes Muratara Segera Cari Solusi

Tenaga Kesehatan Puskesmas Rupit menyambangi kediaman Baidi warga Desa Pantai, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara yang menderita tumor, Kamis 8 Februari 2024.-Foto : Dokumen -Dinkes Muratara

MURATARA, KORANLINGGAUPOS.ID - Baidi warga Desa Pantai, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengaku terlunta-lunta saat di Rumah Sakit Muhammad Husein (RSMH) Palembang.

Curhatannya di media sosial viral. Baidi merupakan pasien menderita tumor dibagian leher dan kelopak mata. Dikutip KORANLINGGAUPOS.ID dari sumateraekspres.id, Kamis 8 Februari 2024 Baidi menuturkan, awalnya menjalani pengobatan di RSUD Rupit, lalu dirujuk ke RS AR Bunda Kota Lubuklinggau.

Karena harus menjalani operasi tingkat lanjut, dia kembali di rujuk ke RSMH kota Palembang.

Berbekal kartu BPJS, Baidi yang kini tak memiliki penghasilan tetap meminta donasi ke masyarakat sekitar rumahnya, untuk menjalani pengobatan di Palembang.

BACA JUGA:5 Keunggulan Alomedika Platform Terlengkap Informasi Kesehatan Lengkap Dokter dan Pasien

“Setelah di RSMH Palembang, tidak mendapat pelayanan apa-apa, dan disuruh menunggu selama satu minggu lebih. Kami nanyo ke dokter ditunda tanggal 20 Januari untuk jadwal operasi, yolah kami balek lagi ke Muratara,” ujar Baidi.

Selanjutnya, tanggal 18 Januari 2024 Baidi kembali ke RSMH Palembang, dan kembali menanyakan proses penanganan ke dokter di RSMH.

Selanjutnya dari dokter yang menangani pasien, memberikan penjelasan, jika jadwal operasinya diambil orang lain. 

“Sudah 2 kali ke Palembang kami tu dak dianggap, jangankan nak dianggap orang. Kami tidok di tepi jalan. Idak dirawat di ruang,” ucap Baidi.

BACA JUGA:Imbas Penutupan RSUD Dr Sobirin, Tempat Tidur Full Pasien Tertahan di Ruang Transit IGD

Selanjutnya mereka kembali pulang ke Muratara, saat mereka pulang tidak mendapat resep maupun obat dari RSMH Kota Palembang, hingga membuat Baidi pasrah.

“Bolak balik Kami idak ado biaya lagi, tolong sebagai sesama manusia setidaknya kami memohon dengan setulus hati membantu,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara Tasman, saat dikonfirmasi KORANLINGGAUPOS.ID Kamis 8 Februari 2024 membenarkan Baidi warga Desa Pantai.

“Dia ini peserta KIS PBI APBD. Sudah jadi peserta BPJS Kesehatan. Tadinya dia periksa di Puskesmas Rupit lalu dirujuk d RSUD Rupit lalu dirujuk ke RS AR Bunda Linggau dan selanjutnya karena butuh penanganan lebih lanjut dirujuk lagi ke RSMH Palembang,” jelasnya.

Tag
Share