Jembatan Penghubung Kelurahan Dempo – Karya Bakti Lubuklinggau Butuh Perhatian

Jembatan penghubung Kelurahan Karya Bakti dan Dempo tak layak lagi. Rusak parah dan kerapkali sebabkan warga jatuh.-Foto : Hikmah-Linggau Pos

LUBUKLINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Jembatan digunakan sebagai salah satu akses alternatif penghubung suatu jalan atau desa.

Namun apa jadinya jika jembatan yang menjadi jalan untuk orang-orang beraktivitas kemudian rusak?

Ditemui KORANLINGGAUPOS.ID, Kamis 8 Februari 2024. Tampak jembatan penghubung antara dua kelurahan yakni, kelurahan Karya Bakti dan kelurahan Dempo tengah rusak dan kondisinya terbilang sudah tak layak lagi untuk dilalui oleh pengguna jalan.

Jembatan penghubung dua kelurahan tersebut merupakan akses jalan lintas kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

BACA JUGA:Melintasi Jalur Musi Rawas - PALI Waspada, Ada Jembatan Licin

Jembatan penghubung tersebut terletak di Jalan Dempo Rt 02, Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur 2, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Salah satu warga Rt 02 mengatakan, jembatan penghubung tersebut tidak kunjung diperbaiki meski sudah berlangsung selama empat tahun.

Jembatan yang menggunakan alas pelat besi tersebut tampak sudah berlobang dan juga terdapat besi tajam timbul dari rusaknya jembatan.

Dimana untuk panjang jembatan penghubung dua kelurahan itu sekitar kurang lebih 15 meter. 

BACA JUGA:5 Desa di Muratara Masih Banjir, Jembatan Rusak Segera Diperbaiki

Salah satu warga sekitar, menjelaskan jembatan tersebut menghubungkan antara kelurahan Karya Bakti dan kelurahan Dempo. Setiap hari, jembatan itu digunakan masyarakat untuk beraktivitas pergi kerja, pasar dan sebagainya. 

“Kami selalu lewat jembatan ini karena aksesnya cepat, tidak jauh untuk mutar lagi ke jalan raya,” kata salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Namun karena kini hanya dibiarkan rusak begitu saja, maka untuk melewati jembatan tersebut selalu waspada supaya besi di alas jembatan tidak melukai kaki pengguna jembatan.

“Tiap lewat situ kami selalu hati-hati, soalnya besi-besi yang timbul itu tajam takut melukai kaki. Papan jembatannyo lah lapuk jadi takut amblas kalo ada orang-orang yang lewat sini,” ucapnya.

BACA JUGA:Banyak Jembatan Putus Komisi IV Minta Pj Gubernur Gunakan Dana Tanggap Darurat

Tag
Share