THR Karyawan Swasta dan PNS 2025, Ini Jadwal Pencairan, Besaran, dan Sanksi Jika Tak Dibayar

THR Karyawan Swasta dan PNS 2025, Ini Jadwal Pencairan, Besaran, dan Sanksi Jika Tak Dibayar-Tangkap Layar -
KORANLINGGAUPOS.ID- Pemerintah telah mengonfirmasi bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) untuk karyawan swasta akan mulai dicairkan pada Maret 2025.
Pernyataan mengenai THR ini disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam wawancara di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 17 Februari 2025.
THR karyawan swasta wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Jika Idul Fitri 1446 H jatuh pada 31 Maret atau 1 April 2025, maka pencairan THR diperkirakan sekitar 24 atau 25 Maret 2025.
BACA JUGA:Tunggu PP Sebelum Ramadan 2025, Segini tanggal Cair Gaji ke-13 dan THR 2025
Ketentuan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi No. 6 Tahun 2016.
Besaran THR Karyawan Swasta 2025
Besaran THR untuk karyawan swasta berbeda tergantung masa kerja:
Karyawan dengan masa kerja 12 bulan atau lebih berhak menerima THR sebesar satu bulan upah.
BACA JUGA:THR Idul Fitri 2025 Bakal Dipercepat, Begini Dampaknya bagi Pekerja dan Pengusaha
Karyawan dengan masa kerja kurang dari 12 bulan akan menerima THR secara proporsional, dengan rumusnya dengan Masa kerja (bulan) x 1 bulan upah : 12.
Sanksi bagi Perusahaan yang Tidak Membayar THR
Jika perusahaan tidak membayarkan THR sesuai aturan, mereka akan dikenai sanksi administratif dan denda:
Denda sebesar 5% dari total THR yang harus dibayar, jika pembayaran dilakukan setelah batas waktu H-7 sebelum Lebaran.
BACA JUGA:THR Tak Kunjung Cair, Asosiasi Guru PAI Lubuk Linggau Desak Pemerintah Beri Kejelasan
Sanksi administratif berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi, hingga pembekuan usaha.