Anak Terlihat Lesu, Waspadai Anemia. Ini Gejalanya
dr. Ricky Pebriansyah, Sp.A, M.Ked.Klin- Foto : Dok Pribadi -
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Jangan sepelekan anak, ketika terlihat lebih lesu dan lemas dari biasanya. Karena bisa jadi anak kita terkena anemia.
Anemia sendiri kondisi ketika jumlah sel darah merah di dalam tubuh berkurang hingga di bawah batas normal. Penyakit ini bisa terjadi ketika tubuh kesulitan menghasilkan sel darah merah atau sel darah merah rusak.
Anemia dapat menyebabkan anak menjadi lesu dan tidak bersemangat dalam beraktivitas, serta dampaknya tentu pada tumbuh kembang anak kita.
Bahkan dr. Ricky Pebriansyah, Sp.A, M.Ked.Klin, dokter spesialis anak di RS AR Bunda Kota Lubuk Linggau mengungkapkan banyak pasiennya yang saat di cek ternyata HB rendah dan terkena anemia.
BACA JUGA:Ini Bahaya Anak Sering Main Gedget, Kemenkes Dukung Program Pembatasan Gadget dan Medsos
BACA JUGA:Sering Terpapar Asap Rokok, Waspada Anak Terkena Pneumonia
Untuk itu menurut dr Ricky, penting sekali memastikan asupan makananan yang bergizi dan berimbang ke anak.
"Kalau anak terkena anemia, anak akan lesu dan terlihat pucat. Dalam kondisi seperti ini sistem imun tubuh anak menajdi tidak bagus dan efeknya ya rentang sakit," ungkap dr Ricky.
Untuk itu pastikan anak terpenuhi kebutuhan karbohidratnya, kebutuhan lemaknya dan kebutuhan proteinnya.
"Yang sering keliru, orang tua lebih mementingkan anak mengkonsumsi buah dan sayur. Padahal porsi yang lebih banyak itu kebutuhan Karbonya sebanyak 50 persen, baru lemak dan protein seperti daging dan ikan. Selebihnya baru sayur dan buah," jelasnnya.
BACA JUGA:Cara Mengatasi Demam pada Anak dan Bayi di Rumah Menurut dr Indra Tarigan, Sp.OG
BACA JUGA:Ingin Anak Laki-laki atau Perempuan, Begini Cara Merencanakannya Menurut Sains
Pastikan juga kebutuhan vitamin seperti vitamin D anak terpenuhi. Jika ingin memberikan vitamin D ke anak, harus sesuai dengan petunjuk dokter.
Dikutip dari alodokter, Anemia pada anak di tahap awal sering kali menunjukkan gejala yang tidak khas, bahkan ada anak tidak merasakan keluhan atau gejala apa pun.