Waduh Bahaya Nih, Sebagian Besar Tempat Usaha di Musi Rawas Tidak Punya APAR
Kabid Damkar pada Sat PolPP Damkar Kabupaten Musi Rawas, Yanuar Ikbal melihat mesin genset menara telekomunikasi terbakar di Kecamatan Muara Beliti belum lama ini.-Foto: Damkar Kabupaten Musi Rawas-
KORANLINGGAUPOS.ID - Toko banyak yang tidak memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Hal itu diketahui berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Sat PolPP Damkar) Kabupaten Musi Rawas.
"Berdasarkan hasil monitoring kita sebagian besar toko, tempat usaha UMKM tidak punya Apar," kata Kasat PolPP dan Damkar Kabupaten Musi Rawas, Yudi Fahriansyah melalui Kabid Damkar, Yanuar Ikbal kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Sabtu 26 April 2025.
Padahal tambahnya keberadaan Apar sangat penting untuk pertolongan awal jika terjadi kebakaran.
BACA JUGA:Kabar Gembira, Pegawai Damkar Dapat Tambahan Tunjangan
BACA JUGA:Petugas Damkar Kota Lubuk Linggau Evakuasi Ular di Kap Mobil Milik Warga, Ini Kronologisnya
Dengan tidak adanya Apar dapat menyebabkan kejadian kebakaran kecil bisa membesar.
Jika terjadi kebakaran kalau ada Apar bisa digunakan untuk memadamkan api dengan cara disemprotkan ke api untuk penanggulangan awal.
Kejadian kebakaran kebanyakan disebabkan korsleting listrik, kalau ada Apar bisa disemprot dengan Apar.
"Kalau kebakaran disebabkan korsleting listrik disiram air listrik bisa meledak, kalau pakai Apar tidak meledak," jelasnya.
BACA JUGA:Satpol PP dan Damkar Mura Terus Tingkatkan SDM Personil
BACA JUGA:Sat PolPP dan Damkar Musi Rawas Masih Kekurangan Armada, ini Respon Anggota DPRD Mura
Lebih lanjut Yanuar Ikbal menambahkan, maka dari itulah pentingnya ada Apar di tempat usaha termasuk di rumah tangga sebenarnya juga perlu ada Apar.
Sekarang tidak ada lagi retribusi Apar.