Perpustakaan Daerah Musi Rawas, Rutin Lakukan Sosialisasi Melalui Perpusling ke Sekolah
Kunjungan Mahasiswa Univ Bina Insan Lubuk Linggau ke Perpustakaan Daerah Musi Rawas beberapa waktu yang lalu - Foto : Dokumentasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Musi Rawas-
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Untuk terus meningkatkan minat baca dikalangan anak-anak sekolah dan masyarakat Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Musi Rawas, rutin melakukan kegiatan Perpustakaan keliling dan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Musi Rawas, Marsono melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Perpustakaan, Bambang Asmarajaya menyatakan, Perpusda Musi Rawas, rutin lakukan Puskeling ke sekolah-sekolah.
Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan minat baca pada anak-anak sekolah dan masyarakat. "Kami juga sudah berdialog dengan pihak sekolah untuk mengadakan kerjasama terkait dengan program-program Perpustakaan daerah," katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID.
Dalam hal tersebut ia berharap tidak hanya pihak Perpusda saja yang aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, namun pihak sekolah juga diminta untuk menjelaskan kepada peserta didik mereka tentang fungsi dan layanan di Perpustakaan Daerah itu.
BACA JUGA:Perpustakaan Daerah Musi Rawas Kembali Buka Layanan 2 April 2025
BACA JUGA:Perpustakaan Musi Rawas Tetap Layani Masyarakat Selama Ramadan
Walaupun saat ini belum semuanya sekolah-sekolah di Musi Rawas, melakukan kegiatan di perpustakaan daerah ini, namun sudah ada beberapa sekolah yang telah berkunjung ke Perpusda ini. bahkan ada juga, anak-anak sekolah dengan mandiri datang ke Perpusda setelah pulang sekolah.
Bahkan setiap minggu pihaknya datang ke sekolah-sekolah melalui program perpustakaan keliling. "Kami juga memperkenalkan tentang fungsi Perpusling, Perpustakaan Daerah dan Perpustakaan digital,"jJelasnya, Senin 28 April 2025.
Dirinya menambahkan setiap kunjungan ke sekolah-sekolah juga berdialog dengan guru bahasanya membahas tentang peningkatan literasi.
Untuk itu pihaknya minta kepada gurunya agar anak-anak peserta didiknya diberi tugas. Supaya anak-anak tersebut tidak hanya melihat-lihat saja bukunya tetapi mereka memahami isi dari buku tersebut, mereka bisa membuat karya tulis dari isi buku yang dibacanya.
BACA JUGA:Tambah Wawasan Warga Binaan dengan Layanan Pinjam Baca Buku di Perpustakaan Lapas Surulangun Rawas
Jadi dengan begitu apa yang mereka baca itu benar-benar terserap, sehingga nantinya anak-anak ini akan terbiasa dengan membaca , dan otomatis peningkatan minat baca itu akan meningkat.
Kemudian untuk judul buku di perpustakaan daerah ini sudah cukup banyak pilihannya, seharusnya setiap tahun judul buku ini selalu diupdate.