Petani di Sumber Harta Merasa Terbantu Dengan Adanya Serapan Gabah

Kepala BPP Kecamatan Sumber Harta, Wardoyo, S.P saat memantau langsung kegiatan Serapan gabah petani di kelompok tani karya Makmur dengan pihak Bulog Lubuk Linggau- Foto : Dokumentasi BPP Sumberharta-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Sekitar 400-450 hektar sawah milik petani di Kecamatan Sumber Harta Kabupaten Musi Rawas, saat ini telah melakukan panen tanaman padi. Dari 2.420 Hektar luas lahan persawahan yang ada di Kecamatan Sumber Harta yang terbagi di 9 Desa 1 Kelurahan Sumber Harta.

Saat ini para petani sangat senang dan terbantu dengan adanya program dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian yang bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) terkait dengan serapan gabah Kering Panen (GKP) di Kecamatan Sumber Harta.

Saat diwawancarai Kepala Balai  Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sumber Harta, Wardoyo, S.P mengatakan jika saat ini para petani di Sumber Harta tengah memasuki musim panen, bahkan saat ini hampir setiap hari ada laporan dari Petugas Penyuluhan Pertanian (PPL) ada petani yang panen padi.

Selain itu saat ini menurutnya para petani bersemangat dalam bertani tanaman padi dikarenakan adanya serapan gabah kering panen, yang memang sangat menguntungkan bagi para petani apa lagi harga yang ditawarkan oleh Bulog itu sesuai dengan harga pembelian Pemerintah(HPP) yakni Rp 6.500 perkilonya.

BACA JUGA:PPL Desa Air Satan Mura, Ajak Petani Selalu Jaga Unsur Tanah

BACA JUGA:Gerdal Hama Tikus Upaya Dalam Menjaga Produksi Tanaman Padi Petani

“Kalau dihitung itu petani diuntungkan,  karena jika petani menjual beras dengan menjual GKP itu diuntungkan dengan, menjual GKP mulai dari harga hingga prosesnya petani sangat diuntungkan," jelasnya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Selasa 6 Mei 2025.

Jika dihitung-hitung itu perkarungnya menjual gabah dengan beras itu memiliki selisih sekitar Rp 134.000- 140. 000, per Kg, Makanya para petani ini sangat antusias sekali, ikut serta dalam program serapan gabah ke Bulog.

Selain  itu dengan program ini para petani sangat merasa terbantu untuk meningkatkan perekonomian keluarga para petani padi sawah di Kecamatan Sumber Harta.

Kemudian per tanggal 30 April kemarin Bulog Lubuk Linggau telah menyerap gabah sebanyak 167 Ton di Kecamatan Sumber Harta, tidak menutup kemungkinan sampai hari ini itu sudah mencapai 300 ton GKP di Sumber Harta diserap gabahnya.

BACA JUGA:Virus Tanaman GMC Menyerang Petani Pilih Tanam Sayuran

BACA JUGA:Petani Desa SIJ Mura, Senang Padinya Diserap Bulog Sesuai HPP

Pihaknya tidak bekerja sendiri, melainkan juga dibantu oleh Babinsa di masing-masing Desa, untuk melakukan sosialisasi terkait dengan serapan GKP. A lurnya petani berkoordinasi dengan PPL kemudian PPL melaporkan ke Babinsa. Lalu Babinsa bersama dengan PPL akan mendata kemudian hasilnya tersebut dilaporkan ke Bulog.

Dirinya menambahkan jika gabah yang diserap Bulog itu harus matang nya itu sempurna, jika pun masih ada bulir hijaunya itu harus dibawah 24-25 persen. Jangan lebih dikarenakan jika dilakukan penggilingan nantinya berasnya menjadi patah.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan