66 Pasien Rutin Cuci Darah di RSUD Siti Aisyah Lubuk Linggau, ini Penyebabnya

Pasien sedang menjalankan tindakan Hemodialisa di RSUD Siti Aisyah Kota Lubuk Linggau -Foto : YUNITA RAHMAWATY/Linggau Pos -

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID – Saat ini tercatat ada 66 pasien yang rutin melakukan cuci darah atau hemodialisa di RSUD Siti Aisyah. Hemodialisa sendiri tindakan medis yang dikenal dengan cuci darah. Tindakan ini dilakukan pada pasien yang mempunyai kelainan pada ginjal atau kondisi gagal ginjal.

Direktur RSUD Siti Aisyah, Dr Dwiyana Sulistia Ningrum mengungkapkan beberapa pasien yang terpaksa melakukan tindakan hemodialisa di rumah sakit mereka mulai dari remaja, dewasa hingga orang tua. 

Beberapa diantara mereka disebabkan memiliki pola makan yang kurang sehat seperti terlalu sering mengkonsumsi minuman kemasan yang tinggi gula

"Juga dapat dipicu oleh pola makan yang kurang baik terutama makanan asin atau tinggi garam,” ungkapnya. 

BACA JUGA:RSUD Siti Aisyah Laksanakan Rapat Forum Konsultasi Publik Penetapan dan Reviu Standar Pelayanan

BACA JUGA:Gedung RSUD Sobirin Nasibmu Kini, DPRD: Serahkan Saja ke Pemprov Sumsel

Saat ini ungkap Dr Dwi, di RSUD Siti Aisyah sudah memiliki 11 mesin hemodialisa.

"Dalam satu hari berlangsung 2 shift yakni pagi dan siang hari, 1 sesi biasanya berlangsung sebanyak 11 orang pasien yang dilakukan tindakan," jelasnya.

Ditambahkan udr. Akhdrisa Mura Wijaya, MPH selaku kabid Pelayanan Medik, Fungsi ginjal adalah untuk membuang sisa metabolisme yang ada dalam darah, dibersihkan, disaring oleh ginjal dan dibuang melalui urin. Pada pasien gagal ginjal, fungsi tersebut tidak berfungsi lagi, sehingga diambil alih oleh mesin atau alat. Mesin atau alat ini disebut mesin hemodialisa atau prosesnya disebut dengan dialisis. 

Pasien yang mengalami gagal ginjal biasanya akan melakukan dialisis satu kali atau dua kali dalam seminggu, tergantung kondisi masing-masing. Untuk pembiayaan cuci darah ini sebagian besar memang  dijamin oleh BPJS Kesehatan. 

BACA JUGA:Pemkot Lubuk Linggau Segera Tindaklanjuti Laporan Soal Tarif Parkir di RSUD Siti Aisyah

BACA JUGA:Tarif Parkir di RSUD Siti Aisyah Lubuk Linggau Dikeluhkan Warga Petugas Beri Klarifikasi

Dalam kasus lain jika pasien tidak menjaga pola makan atau kondisi penyakit lebih berat,bisa saja harus melakukan dialisis lebih dari dua kali dalam seminggu. Pembiayaan melalui BPJS Kesehatan untuk bisa dilakukan untuk pasien-pasien yang melakukan hemodialisis 2x/minggu atau 8x/bulan.

“Jika pola makannya tidak bagus, bisa lebih dua kali atau sebelum waktunya dialisis harus dialisis. Kalo tidak dicuci, berbahaya nanti keracunan,” ungkap dr Akhdrisa Mura Wijaya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan