Pecel Sayur, Hidangan Tradisional yang Tak Pernah Kehilangan Penggemar

Pecel sayur makanan tardisional yang tak lekang oleh waktu -Foto : dokumen Nutei Flakes-

KORANLINGGAUPOS.ID - Di tengah maraknya kuliner modern dan makanan cepat saji, satu hidangan tradisional tetap bertahan dan digemari lintas generasi yaitu pecel sayur.  

Makanan khas Jawa ini menawarkan perpaduan sempurna antara kesegaran sayuran rebus dan gurihnya sambal kacang yang kaya rempah.

Pecel sayur biasanya terdiri dari aneka sayuran seperti bayam, kacang panjang, tauge, sawi yang direbus setengah matang, lalu disiram dengan sambal kacang yang telah dibumbui kencur, gula merah, dan sedikit perasan jeruk limau. 

Penyajiannya semakin lengkap dengan tambahan rempeyek, tempe goreng, dan nasi hangat.

BACA JUGA:Kiat Sukses Bisnis Pecel Lele Racing, Layani Pesanan Delivery

BACA JUGA:Intip Resep Membuat Pecel, Kuliner Khas Madiun

Hingga saat ini peminatnya masih cukup banyak. Banyak yang suka karena rasanya segar dan sehat.

Selain rasanya yang lezat, pecel sayur juga dikenal sebagai makanan bergizi tinggi. Kandungan serat dari sayuran dan protein nabati dari kacang menjadikannya pilihan makan siang atau sarapan yang sehat dan mengenyangkan. Tak heran, banyak orang kini kembali melirik pecel sebagai alternatif menu sehat.

Di beberapa kota besar, pecel bahkan mulai naik kelas dan disajikan di kafe atau restoran dengan tampilan lebih modern, tanpa menghilangkan cita rasa aslinya.

Di Lubuk Linggau para pelaku usaha pecel sayur sudah jarang ditemui, namun biasanya di beberapa tempat tertentu mereka menjual pecel ini dengan harga mulai dari Rp5 ribu hingga Rp10 ribu tergantung banyaknya yang diinginkan oleh pelanggan.

Pecel sayur menunjukkan bahwa makanan tradisional Indonesia tetap mampu beradaptasi dan bersaing di tengah industri kuliner yang terus berkembang.

Dengan harga yang terjangkau dan rasa yang akrab di lidah, pecel sayur terbukti tak lekang oleh waktu. Hidangan sederhana ini bukan hanya soal rasa, tapi juga bagian dari warisan budaya yang terus hidup di hati masyarakat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan