Sering Nyeri Hebat saat Haid, Ini Cara Mengatasinya

Faktor hormonal umumnya menjadi penyebab nyeri haid hebat yang sering terjadi--

KORANLINGGAUPOS.ID - Sering nyeri saat datang bulan atau haid. Ternyata ini penyebabnya dan cara mengatasinya. 

Nyeri haid hebat atau dismenore berat dikutip dari alodokter adalah nyeri di perut bagian bawah yang muncul sebelum atau selama menstruasi. 

Rasa nyeri biasanya berlangsung selama 1–3 hari, tetapi bisa juga terjadi lebih lama dan disertai dengan keluhan lain, seperti mual, muntah, diare, atau bahkan pingsan. Untuk itu harus bisa membedakan antara nyeri haid yang masih tergolong normal dan nyeri yang perlu diwaspadai agar penanganan yang tepat bisa diberikan.

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan nyeri haid hebat. 

BACA JUGA:Peringati Hari Lahir Pancasila 2025, Semangat Kebangsaan Menggema di SDN Taba Renah Musi Rawas

BACA JUGA:Pemkab Musi Rawas Peringati Hari Lahir Pancasila, Wakil Bupati : Mari Kita Jaga Persatuan, Hargai Perbedaan

Faktor hormonal umumnya menjadi penyebab nyeri haid hebat yang sering terjadi. Salah satu hormon utama yang terlibat adalah prostaglandin, yaitu zat alami dalam tubuh yang membantu otot rahim berkontraksi untuk meluruhkan lapisan rahim saat menstruasi. Jika kadar prostaglandin terlalu tinggi, kontraksi rahim menjadi lebih kuat dan menyakitkan, sehingga menyebabkan nyeri haid yang berat, kram, bahkan bisa disertai mual, muntah, atau diare.

Penggunaan alat kontrasepsi IUD. Beberapa jenis IUD, terutama yang tidak mengandung hormon, dapat memperberat nyeri menstruasi, terutama pada bulan-bulan awal penggunaan.

Endometriosis, yaitu kondisi ketika jaringan yang seharusnya melapisi bagian dalam rahim justru tumbuh di luar rahim, seperti di ovarium, saluran tuba, atau organ lain di sekitarnya. Saat menstruasi, jaringan ini juga ikut berdarah dan menimbulkan rasa nyeri hebat, terutama saat haid. Biasanya, rasa sakit ini lebih berat dan berlangsung lebih lama daripada nyeri haid biasa.

Adenomiosis, kondisi ketika jaringan yang biasanya melapisi bagian dalam rahim (endometrium) tumbuh masuk ke dalam otot rahim. Akibatnya, rahim bisa membesar dan menyebabkan nyeri haid hebat, perdarahan menstruasi yang lebih banyak atau lama, serta terkadang disertai kram hebat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:Lapas Lubuk Linggau Peringati Hari Lahir Pancasila, Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Moral

BACA JUGA:Kalapas Narkotika Muara Beliti Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2025 di Pemkab Musi Rawas

Polip atau miom rahim. Adanya pertumbuhan jaringan abnormal, seperti polip atau miom, di dalam atau sekitar rahim dapat menyebabkan nyeri haid menjadi lebih parah. Selain itu, kondisi ini juga bisa disertai dengan perdarahan menstruasi yang lebih banyak dan rasa tidak nyaman di perut bagian bawah.

Penyakit radang panggul atau infeksi pada organ reproduksi wanita, seperti rahim, saluran tuba, atau ovarium. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh bakteri yang menyebar dari vagina ke organ reproduksi dan sering terjadi akibat infeksi menular seksual, seperti klamidia atau gonore. Selain menyebabkan nyeri haid hebat, penyakit radang panggul juga ditandai dengan nyeri perut bagian bawah yang parah, keputihan yang abnormal, dan nyeri saat berhubungan seksual atau buang air kecil.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan