14 Agustus 2025 Gerakan Pangan Murah di Musi Rawas Dimulai
Kepala Dinas Tanaman Pangan Musi Rawas - Ervan Malik., SP.,M.S --
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Musi Rawas melalui Dinas Ketahanan Pangan Musi Rawas, dalam waktu dekat akan melaksanakan kegiatan Gerakan Pasar Murah (GPM) Mandiri yang rencananya dilaksanakan di Kelurahan B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas.
Saat diwawancara Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Musi Rawas, Ervan Malik., SP.,M.S menyatakan kegiatan GPM ini dilaksanakan sebagai salah satu cara untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok.
Selain itu GPM juga menjadi sarana untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan berkualitas tentunya dengan harga dibawah harga di pasaran, jelasnya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Senin 11 Agustus 2025.
Dirinya menambahkan dibulan Agustus ini, minimal akan dilaksanakan GPM sebanyak dua kali, jika tidak ada halangan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2025 mendatang, di Kelurahan B Srikaton tepatnya di sebelah Kantor Camat Tugumulyo.
BACA JUGA:Jual Beras SPHP dengan Harga Murah di Lubuk Linggau Berlanjut, Warga Hanya Boleh Beli 2 Karung
Untuk GPM yang akan dilaksanakan ini hanya menjual beras SPHP, bahkan kita juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Lubuk Linggau untuk persiapan melaksanakan kegiatan ini.
“Rencananya pada kegiatan GPM ini kami akan menyiapkan sebanyak 2 ton beras SPHP, namun tidak menutup kemungkinan kedepannya, jika antusias warga yang datang cukup baik. Kegiatan GPM akan dilaksanakan minimal 2 kali dalam sebulan," ungkapnya.
Karena memang biasanya yang paling banyak dicari masyarakat saat dilaksanakan GPM adalah beras, apalagi saat ini beras dari Bulog itu kebanyakkan beras dari lokal, karena Bulog sudah melakukan serapan gabah ke petani.
"Mengapa pada GPM kali kami hanya menjual beras, karena pihak produsen yang lainnya itu sepertinya sedang sibuk dengan kegiatan menyambut 17 Agustus 2025. Meskipun begitu kita tetap melakukan kegiatan GPM ini karena banyak masyarakat yang sudah menanyakan kapan dilaksanakan kegiatan ini," jelasnya.
BACA JUGA:1.400 Sembako Murah Diserbu Masyarakat saat Operasi Pasar Murah di Rawas Ilir Muratara
BACA JUGA:Meskipun Ada Efisiensi, DKP Musi Rawas Pastikan Gerakan Pasar Murah (GPM) Tetap Dilaksanakan
Bagaimana mekanisme pembelian beras SPHP?
"Nanti kami melihat kondisi, jika pembelinya ramai maka pembeli akan kami batasi pembeliannya yakni satu orang dua karung beras yang berisi beras 5 kilogram," jelasnya.
Untuk di Kabupaten Musi Rawas, biasanya yang paling ramai pembelinya itu ada di Kecamatan Megang Sakti, perna kami membawah 6 ton beras SPHP dari Bulog itu habis dalam waktu yang beberapa jam saja.