Kabar Gembira, Pembangunan Sekolah Rakyat Musi Rawas Sudah Tahap Survey Lokasi

Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkab Musi Rawas, Oktaviano, didampingi Kabid Perlindungan dan jaminan Sosial, Yusi Anedi, S.IP serta perwakilan dari OPD lainnya survei lokasi yang akan dibangun Sekolah Rakyat.-Foto: Dinsos Musi Rawas-

KORANLINGGAUPOS.ID-Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Musi Rawas(Mura) Provinsi Sumatera Selatan, terus berjalan.

Untuk saat ini sudah memasuki proses survey lokasi lahan yang akan dibangunkan sekolah rakyat tersebut.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura juga telah menyiapkan lahan seluas 6,3 hektar yang terletak di Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti yang akan dibangunkan gedung sekolah rakyat.

Saat diwawancara Kepala Dinas Sosial Musi Rawas, Dr. Dien Chandra.,SH. MH melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Yusi Anedi., S.IP menyampaikan sebelumnya pihak Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas, telah mengajukan proposal ke Kementerian Sosial RI di Jakarta. 

BACA JUGA:Selain dapat Gaji Pokok, Guru Sekolah Rakyat juga Dapat Tunjangan

BACA JUGA:Mengejutkan, Gara-gara ini 160 Guru Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri

“Alhamdulilah proposal tersebut mendapat tindak lanjut yang positif, dengan datangnya tim dari Balai PUPR Palembang, melakukan survei ke lokasi untuk pembangunan sekolah rakyat. Yang berlokasi di Desa Muara Beliti Baru," jelasnya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Selasa 12 Agustus 2025.

Ia menambahkan untuk tempat yang telah disiapkan Pemkab Musi Rawas itu memang terletak di lokasi yang strategis yang mana akses menuju lokasi memang sudah sangat baik, mulai dari jalan, PDAM serta jaringan listriknya juga ada.

“Untuk saat ini data-data yang dipindah dari Balai PUPR Palembang sudah kita lengkapi semuanya. Pada proposal  yang kita usulkan itu ada sebanyak enam rombel untuk sekolah tingkat dasar, kemudian tiga rombel  untuk tingkat SMP dan tiga rombel tingkat SMA sementara itu yang sudah kita usulkan. Untuk realisasinya dari Pusat  kita tidak tahu,” jelasnya.

Ia menambahkan pembangunan sekolah rakyat itu mengacu kepada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor  8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrim.

BACA JUGA:Telat Mengajukan Proposal Sekolah Rakyat di Lubuk Linggau dibangun Tahun Depan

BACA JUGA:3 Rintisan Sekolah Rakyat di Sumsel Dibuka Juli ini, Salah Satunya di Empat Lawang

Hingga saat ini progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat sudah sampai tahapan melakukan survei kedua kalinya. 

Termasuk juga sudah dilakukan survei kontur tanah ketiga kalinya, pada kegiatan tersebut juga melibatkan Dinas Perkim, serta OPD terkait lainnya karena mereka yang mengetahui batas-batas tanah yang akan dibangunkan Gedung Sekolah Rakyat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan