Musi Rawas Lumbung Pangan Sumsel, Tugumulyo Penyumbang Terbesar

Hamparan lahan persawahan di Desa E Wonokerto, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas. -Foto: Mukmin / Harian Pagi Lnggau Pos-

KORANLINGGAUPOS.ID-Kabupaten Musi Rawas menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan di Sumatera Selatan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Musi Rawas dalam publikasi Musi Rawas Dalam Angka 2025, sepanjang tahun 2024 total luas panen padi di wilayah ini mencapai 62.609 hektare.

Dari jumlah tersebut, padi sawah mendominasi dengan luas panen 62.052 hektare, sementara padi ladang hanya 557 hektare.

Angka ini mencerminkan bahwa mayoritas petani di Musi Rawas masih menggantungkan produksi pada sistem irigasi sawah.

BACA JUGA:Wapres Gibran Dukung Banyuasin sebagai Lumbung Pangan Terbesar Kedua Nasional

BACA JUGA:Wapres RI Gibran Rakabuming:

Kecamatan Tugumulyo tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan 11.221 hektare, hampir seperlima dari total kabupaten.

Kecamatan Megang Sakti menyusul dengan 5.894 hektare, kemudian Purwodadi dengan 5.358 hektare.

Selain itu, Muara Lakitan dan Jayaloka juga memberikan kontribusi signifikan masing-masing 5.558 hektare dan 5.171 hektare.

Lima kecamatan ini menjadi pusat produksi padi utama yang menopang ketahanan pangan daerah.

BACA JUGA:Menimipas Panen Perdana di Nusakambangan, Bangun Lumbung Pangan Beri Kesempatan Warga Binaan

BACA JUGA:Ada 78 Lumbung Pangan di Musi Rawas Untuk Antisipasi Terjadinya Kerawanan Pangan

Di sisi lain, Tuah Negeri dan Suka Karya menjadi daerah dengan luas panen paling kecil, masing-masing 2.202 hektare dan 2.934 hektare.

Meski demikian, peran kecamatan tersebut tetap vital bagi distribusi pangan lokal.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan