Gubernur Sumsel: Ternyata Jalan Muba-Musi Rawas Memang Rusak Parah

Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru kunker ke Kabupaten Musi Rawas untuk meninjau kondisi jalan nasional yang rusak parah di Desa Petunang Kecamatan Tuah Negeri Jumat 26 Desember 2025.-Foto: Mukmin/ Harian Pagi Linggau Pos.-

KORANLINGAUPOS.ID-Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Dr H Herman Deru mengabarkan bahwa Jalan Lintas Musi Rawas - Sekayu yang rusak parah akan dibangun awal tahun 2026.

Menurut Gubernur tender sudah dilaksanakan, saat ini sedang proses pembuatan Surat Perintah Kerja (SPK), selanjutnya membuat kontrak kerja.        

"Hari ini (kemarin, Jumat 16 Desember 2025) saya kunjungan ke-3 daerah pertama saya ke Musi Rawas memastikan jalan Sekayu-Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, jalan sepanjang 115 KM seberapa parah rusaknya seperti yang diteriakkan para netizen pengguna jalan," katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID.

Ditambahkan Gubernur, ternyata jalan tersebut memang rusak parah dari 115 KM hampir separuh rusak, spot-spot.

BACA JUGA:Gubernur Sumsel Bantu Rp 8 Miliar, Wali Kota Lubuk Linggau Minta Lagi

BACA JUGA:Gubernur : 50 % Jalan Nasional Musi Rawas - Muba Rusak, Rp 170 Miliar untuk Perbaikan Mulai Januari 2026

"Tapi ini ada berita gembiranya, bukan hanya sudah dianggarkan tapi sudah ditenderkan tinggal menunggu SPK, setelah itu kontrak, langsung pengerjaan. Mudah-mudahan di awal tahun 2026 sudah mulai berjalan di lapangan," tambahnya.

Gubernur menyebutkan, nilai kontrak perbaikan jalan tersebut  Rp 170 miliar. 

"Kemarin saya sudah kontak dengan Kementerian, Dirjen Bina Marga Pak Roy. Termasuk kontraktor yang mengerjakan beliau sampaikan, dari Pusat," jelasnya.

"Namun demikian, Gubernur menambahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel ada kewenangan untuk melancarkan proses pengerjaan rehab jalan tersebut dan berwenang untuk melakukan pengawasan pengerjaan itu nanti," tambahnya lagi.

BACA JUGA:Gubernur Sumsel : Nataru Tak Semua ASN Work From Anywhere

BACA JUGA:Hari Guru Nasional 2025: Gubernur Sumsel Menyoroti Fenomena Guru yang Kerap Mendapat Tekanan

Selain itu Gubernur meminta kepada para netizen dan pengguna jalan jangan hanya memberikan jalan rusak saja tapi penyebab rusaknya itu juga diawasi.

Menurut Gubernur penyebab kerusakan jalan mobil angkutan yang melebihi kapasitas atau ODOL (Over Dimension Overloading).

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan