Harga Minuman Ringan di Musi Rawas Masih Normal
Berbagai minuman ringan yang ada di Toko Jaka di Desa B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Senin 10 Maret 2025 - FOTO : Gilang Andika-
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Meskipun masih memasuki puasa hari ke sepuluh, para pedagang minuman ringan seperti fanta, sprite, coca-cola, minuman sarang walet dan minuman lainnya, di Kabupaten Musi Rawas (Mura) sudah mulai menjajakan dagangan.
Walaupun ditengah kenaikan harga sembako, yang mengalami kenaikan sangat tinggi, harga minuman ringan yang di jual oleh masyarakat sampai saat ini masih bisa dibilang di harga yang normal.
Saat dibincangi KORANLINGGAUPOS.ID, Senin 10 Maret 2025 salah seorang penjualan minuman Jaka mengatakan, untuk minuman yang dijual di toko saat ini sudah bisa dikatakan lengkap, meskipun lebaran Idul Fitri masih lama.
“Untuk minuman sprite, coca-cola, fanta, sarang wallet, dan minuman lainya seperti botolan, maupun minuman kaleng. Dijual dengan harga yang bervariasi yang dimulai dari harga yang paling murah Rp 25.000 sampai ratusan ribu,” ungkap Jaka.
BACA JUGA:Jelang Lebaran Harga Minuman Masih Stabil di Lubuk Linggau
BACA JUGA:Semua Makanan dan Minuman Diskon 10% di Olive Cafe Selama Bulan Ramadhan
Harga tersebut merupakan harga normal yang dijual, tetapi jika memasuki H+ 10 mendekati hari Raya Lebaran, harga minuman semua jenis, pasti akan mengalami kenaikan per kerat atau satu lusin.
Tinggal tergantung harga dari supplier naiknya berapa, kami tinggal menyesuaikan saja, paling harga mengalami kenaikan dari harga supplier dua ribu sampai lima ribu.
“Meskipun lebaran Idul Fitri masih lama, dalam satu hari penjualan sudah bisa menjual sekitar dua puluh sampai tiga puluh lusin minuman, yang didominasi minuman bersoda seperti sprite dan fanta,” jelasnya.
Ia menambahkan, minuman yang dijual diperoleh dari supplier yang ada di pulau Jawa, jadi satu bulan sebelum puasa, sudah melakukan Pesan Online (PO) terlebih dahulu. Dimana untuk stok minuman aman sampai lebaran.
BACA JUGA: Puluhan Minuman Keras Disita, Pemilik Warung Diamankan Anggota Polres Mura
BACA JUGA:Ibu Menyusui Hindari Makanan dan Minuman ini, Salah Satunya Teh
Jaka berharap, menjelang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, dagangan minuman yang ia jual bisa laku keras dan bisa menjadi salah satu supplier minuman yang ada di Kabupaten Mura dan sekitarnya.
“Serta kedepanya bisa membuka usaha toko minuman yang lebih besar lagi, mengingat usaha minuman sekarang merupakan usaha rumahan, yang dikembangkan dari nol,” harapnya.