Kiat Atasi Hama Penyakit Layu Fusarium ala POPT Tugumulyo Musi Rawas
POPT Kecamatan Tugumulyo Suwanto, SP bersama pihak LPHP Tugumulyo, KJF BPP Tugumulyo, PPL Desa Surodadi serta mahasiswa UNMURA yang sedang K2PL dan Anggota Poktan Maju I, Desa Surodadi saat sedang mengaplikasikan Trichoderma- Foto : Dok. POPT-
KORANLINGGAUPOS.ID - Penyakit Layu Fusarium merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur, yang menyerang sistem vaskular tanaman, menghalangi pergerakan air dan nutrisi. Jika jamur ini menyerang tanaman cabai akan menimbulkan berbagai gejala.
LAPORAN MUSLIMIN, MUSI RAWAS
Diantara gejala Penyakit Layu Fusarium yakni layu, perubahan warna, pembusukan akar jika terlalu parah dapat menyebabkan tanaman cabai menjadi mati.
Untuk itu Petugas Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kecamatan Tugumulyo bersama dengan petani di Kelompok Tani Maju I Desa Surodadi melaksanakan pengendalian penyakit layu fusarium.
BACA JUGA:Cegah Serangan OPT Hama Tikus, Ini yang Dilakukan Petani Musi Rawas
POPT Kecamatan Tugumulyo, Suwanto., SP menyatakan sebelumnya ada laporan dari petani terkait dengan ditemukannya gejala yang sangat mirip dengan penyakit layu fusarium, untuk itu didirinya bersama petani melakukan monitoring dan ternyata benar adanya serangan dari penyakit tersebut.
"Agar serangan tidak terus meluas maka kami minta bantuan kepada laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit (LPHP) Tugumulyo. Setelah mendapat bantuan tersebut kami langsung melakukan pengendalian, "jelasnya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Senin 18 Agustus 2025.
Ia menambahkan untuk pengendalian itu menggunakan Aplikasi Trichoderma, pada tanaman cabai sebagai cara pengendalian penyakit layu fusarium.
Oleh sebab itu, saat ini metode pengendalian yang diarahkan pada pengendalian hayati /biologi. Jamur trichoderma merupakan mikroorganisme tanah bersifat saprifit yang secara alami menyerang jamur patogen dan bersifat menguntungkan bagi tanaman.
BACA JUGA:POPT Ajak Petani Kendalikan Hama Menggunakan Agen Hayati
Jamur trichoderma merupakan salah satu jenis jamur yang banyak dijumpai hampir pada semua jenis tanah.
Selain itu cendawan ini dapat berkembang biak dengan sangat cepat pada daerah perakaran tanaman.
Selanjutnya penggunaan jamur trichoderma merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan petani untuk mengendalikan penyakit tanaman khususnya penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur atau cendawan fusarium.